BEDAH BUKU: Keluarga Jadi Sumber Kekuatan Hadapi Perubahan Zaman
Bedah buku Homepower di Jogja tekankan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan dan dorong budaya literasi masyarakat.
Kepala BKKBN Hasto Wadoyo bersama Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo di sela kegiatan Launching Program Dapur Sehat Atasi Stunting Dashat (Dashat) di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman, Selasa (9/8/2022). - Ist
Harianjogja.com, SLEMAN — Percepatan penurunan angka stunting merupakan salah satu agenda prioritas nasional. Tujuannya untuk mewujudkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan produktif dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengatakan saat ini prevalensi stunting di Indonesia masih cukup tinggi, mencapai 24,4% pada 2021. Daerah Istimewa Yogyakarta, merupakan salah satu provinsi yang berada di bawah nasional dengan angka 17,3%.
"Adapun prevalensi stunting di Kabupaten Sleman berada di angka 16 persen," kata Hasto di sela kegiatan Launching Program Dapur Sehat Atasi Stunting Dashat (Dashat) di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman, Selasa (9/8/2022).
Terdapat lima pilar dalam Strategi Nasional (Stranas) Percepatan Penurunan Stunting. Salah satunya adalah ketahanan pangan dan gizi.
"Ketahanan pangan dan gizi pada tingkat individu, keluarga, dan masyarakat ini menjadi target yang harus dikawal terus untuk mempercepat penurunan stunting termasuk di Kabupaten Sleman," katanya.
BKKBN sejak 2021 meluncurkan program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT). DASHAT merupakan program penyediaan dan edukasi makanan bergizi bagi keluarga berisiko stunting yang memiliki ibu hamil, ibu menyusui, dan balita berbasis pangan lokal. Banyak pangan alternatif yang tersedia di sekitar masyarakat yang mengandung gizi yang bagus dan tidak mahal.
"Pangan lokal ini tentu saja dapat diolah menjadi makanan-makanan yang enak, tidak kalah dengan produk-produk pangan lainnya yang sudah beredar," ujarnya.
Dia berharap, program DASHAT dapat berkontribusi untuk percepatan penurunan stunting di DIY dari 17,3% pada tahun 2021 menjadi 10,16% pada tahun 2024. Adapun di Kabupaten Sleman program DASHAT diharapkan menurunkan kasus stunting dari 16% menjadi 9,16% pada tahun 2024 sebagaimana yang ditargetkan pemerintah.
"Kami mohon dukungan dari Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, Perguruan Tinggi, BUMN, Swasta, dan seluruh komponen masyarakat Kabupaten Sleman agar cita-cita kita menurunkan angka stunting menjadi 14 persen secara nasional dapat tercapai," pinta Hasto.
Hasto menjelaskan, untuk mendukung percepatan penurunan stunting, BKKBN telah menganggarkan dana alokasi khusus (DAK) terdiri dari DAK Fisik dan Non Fisik (BOKB) kepada di OPD KB di Sleman. Realisasi DAK Sleman pada tahun 2022 juga dinilai baik.
Pagu anggaran DAK Fisik sebesar Rp1,98 miliar terealisasi Rp13,8 juta (0,7%) dan DAK non fisik (BOKB) dari pagu anggaran Rp8,88 miliar terealisasi Rp1,7 miliar (19,2%). Jumlah tersebut hampir semua sudah digunakan. Kegiatannya sudah jalan tetapi pencairan dananya belum dilakukan. "Kami berharap OPD KB dapat melaksanakan serapan anggaran DAK agar terealisasi dengan cepat.
“Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemkab Sleman," katanya.
Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan program DASHAT akan diterapkan di 17 kapanewon di Sleman. Diharapkan dengan program tersebut kasus stunting di Sleman akan terus menurun. Anggaran BOKB sejatinya sudah terserap sebanyak 40% untuk kegiatan di lapangan.
"Jadi fokusnya untuk mengatasi stunting. Kader-kader intens turun ke bawah untuk memberikan pendampingan," katanya.
Dijelaskan Kustini, angka stunting di Sleman setelah dilakukan verifikasi di lapangan angkanya hanya 6,92%. "Jadi awalnya sekitar 6000 anak yang dinilai stunting namun setelah diverifikasi yang ditemukan hanya 700 anak yang stunting," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku Homepower di Jogja tekankan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan dan dorong budaya literasi masyarakat.
Pemuda asal Sleman menyamar jadi polisi dan merampas smartwatch korban di Wates Kulonprogo. Pelaku kini ditangkap polisi.
Sering ngiler saat tidur? Ketahui penyebab, risiko, dan cara efektif mengatasinya menurut ahli kesehatan.
Klasemen Piala Dunia 2026 terbaru: Meksiko, Swiss, Skotlandia, dan AS memimpin grup usai laga perdana fase grup.
Timnas voli putri Indonesia menang 3-0 atas Australia dan finis posisi 5 AVC 2026. Penutup manis usai tampil kompetitif di fase grup.
PDI Perjuangan DIY menyerahkan SK PAC 2026-2031 dan memperkuat konsolidasi partai untuk penguatan organisasi serta persiapan pemilu.