Pep Guardiola Diabadikan Jadi Patung di Etihad, Era Emas City Berakhir
Manchester City akan bangun patung Pep Guardiola di Stadion Etihad sebagai penghormatan atas 20 trofi dalam satu dekade.
Ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, SLEMAN--Cuaca ekstrem melanda DIY beberapa hari terakhir. Di saat musim kemarau, angin kencang dan hujan deras justru mengguyur wilayah ini. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memprediksi hujan masih akan berlanjut.
Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Jogja Warjono mengatakan musim kemarau di wilayah DIY saat ini tidak jauh berbeda dengan musim-musim kemarau sebelumnya.
Meskipun sudah memasuki puncak musim kemarau tetapi bukan berarti tidak ada hujan pada saat kemarau.
"Namun untuk hari hujan dan intensitasnya berbeda dengan musim penghujan, wilayah Indonesia yang dikelilingi oleh lautan dan dengan topografi bukit atau pengunungan sedikit banyak mempengaruhi atmosfer lokal," katanya saat dihubungi Harianjogja.com, Senin (15/8/2022).
BACA JUGA: 17 Agustus, Masuk ke Wisata Kaliurang dan Kaliadem Gratis!
Jojo, sapaan akrabnya menjelaskan, fenomena atmosfer memengaruhi kondisi cuaca di wilayah Indonesia khususnya DIY.
Seperti La-Nina yang menurutnya masih di posisi lemah. Selain itu ada gelombang Rossby dan fenomena lainnya yang memengaruhi cuaca di DIY.
Beberapa hari ini wilayah DIY diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Jkka dilihat dari dinamika atmosfer dua hari terakhir, lanjut Jojo, hal itu akibat dari pengaruh konvergensi (daerah pertemuan angin) di perairan selatan Jawa.
"Adanya anomali suhu muka laut yang menghangat, menyebabkan uap air di sekitar pulau Jawa bertambah dan diprakirakan untuk hari ini dan esok masih berpotensi hujan di wilayah DIY terutama DIY bagian utara seperti Kulonprogo bagian utara, Sleman, Kota Jogja dan Gunungkidul bagian utara," jelas Jojo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Manchester City akan bangun patung Pep Guardiola di Stadion Etihad sebagai penghormatan atas 20 trofi dalam satu dekade.
Jadwal KRL Solo–Jogja 25 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu. Tarif Rp8.000, keberangkatan padat dari pagi hingga malam.
Timnas Iran memindahkan markas ke Meksiko jelang Piala Dunia 2026 demi mengatasi masalah visa dan keamanan.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 25 Mei 2026 lengkap. Tarif Rp8.000, berangkat hampir tiap jam, solusi cepat anti macet.