Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Ilustrasi./Solopos-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, BANTUL-Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul akan menggelar job fair atau pameran lowongan kerja pada 22-24 Agustus mendatang. Total ada 4.000 lowongan kerja dalam job fair tahun ini yang melibatkan sebanyak 44 perusahaan di wilayah DIY dan luar DIY.
Namun karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19, job fair tahun ini masih dilakukan secara daring atau online. Para pencari kerja atau pelamar bisa mengakses website www.jobfairbantul.com. “Tanggal 17 Agustus ini bisa membuat akun di website kami, lalu pada tanggal 22-24 Agustus bisa apply pekerjaan yang dipilih dan akan ditindaklanjuti oleh perusahaannya,” kata Kepala Disnakertrans Bantul, Istirul Widilastuti, saat ditemui Rabu (17/8/2022).
Dengan adanya program tersebut, Istirul menghimbau agar para pencari kerja di Bantul bisa memanfaatkannya untuk mencari pekerjaan yang sesuai minat dan klasifikasinya masing-masing. Lowongan pekerjaan dalam job fair terbuka bagi lulusan sarjana hingga sekolah menengah pertama (SMP).
Selain itu lowongan kerja dalam job fair tahun ini diakuinya lebih banyak dibanding tahun lalu sebanyak 2.000 lowongan. Ia berharap dalam job fair ini semua lowongan dapat terpenuhi sehingga bisa mengurangi angka pengangguran di Bumi Projotamansari.
Menurut Istirul jumlah pengangguran di Bantul bertambah selama masa pandemi Covid-19 ini karena ada sejumlah perusahaan di Bantul mengurangi jumlah pekerja. Dari catatannya per akhir 2021 jumlah pengangguran di Bantul sebanyak 24.000 orang dan mayoritas pengangguran adalah lulusan SMA dan SMK.
Tingginya jumlah pengangguran di Bantul, kata Istirul, lantaran jumlah lulusan tidak sebanding dengan minat atau kualifikasi yang tersedia pada lowongan kerja, “Bantul ini mayoritas lowongan yang tersedia itu industri garmen dan furniture. Menjadi pekerjaan rumah kita bersama mempertemukan kebutuhan pasar kerja dengan lulusan yang ada,” paparnya.
Kemudian minimnya pengetahuan masyarakat untuk menggunakan teknologi informasi tentang lowongan kerja juga menjadi salah satu faktornya. Karena hal itu, Disnakertrans Bantul pun sudah menyiapkan berbagai program agar informasi tentang lowongan kerja bisa maksimal diketahui oleh masyarakat.
Maka sejak April tahun ini Disnakertrans Bantul mulai melakukan inovasi dan terobosan dengan menyelenggarakan Pak Iling atau kepanjangan dari Pelayanan Antar Kerja dan Informasi Lowongan Keliling.
BACA JUGA: Daftar 16 Parpol yang Tak Lolos Tahapan Pemilu 2024
Pihaknya sudah berkeliling ke sejumlah kapanewon dengan untuk mendekatkan pelayanan dan memberikan solusi bagi warga masyarakat yang tidak akrab dengan teknologi informasi sehingga bisa mengakses lowongan kerja di Disnakertrans Bantul, “Sudah enam kapanewon yang kami datangi dan akan terus dilakukan. Rencana tahun depan akan kita dekatkan lagi sampai ke kalurahan-kalurahan,” tandas Istirul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Kemendikdasmen membuka Beasiswa BPI GTK 2026 bagi guru, calon guru, dan tenaga kependidikan. Simak syarat, jadwal pendaftaran, komponen bantuan, dan cara mendaf
Persib Bandung dipastikan berada di Pot 4 ACL Two 2026/2027 setelah Gangwon FC dan Adelaide United gagal lolos ke ACL Elite. Maung Bandung kini menunggu drawing
Flashdisk bekas menyimpan jejak digital yang bisa dipulihkan. Pelajari cara format aman di Windows dan Mac, serta kapan harus menghancurkan fisik perangkat sebe
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam
Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Pangan Beras Tahap II pada 17 Agustus 2026. Sebanyak 33,24 juta keluarga akan menerima 30 kg beras untuk alokasi tiga bulan