Advertisement

Ajarkan Kesadaran Pajak Anak-Anak, KPP Pratama Jogja Gelar Pajak Bertutur

Triyo Handoko
Jum'at, 19 Agustus 2022 - 06:17 WIB
Sirojul Khafid
Ajarkan Kesadaran Pajak Anak-Anak, KPP Pratama Jogja Gelar Pajak Bertutur Kepala KPP Pratama Jogja, Andi Setiawan, saat membuka kegiatan "Pajak Bertutur 2022" di Aula SD Muhammadiyah Sokonandi, Jogja, Kamis (18/8/2022). - Harian Jogja/Triyo Handoko

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jogja mengadakan Pajak Bertutur 2022 di SD Muhammadiyah Sokonandi, Jogja, Kamis (18/8/2022). Edukasi yang dikemas dengan permainan ini diikuti sekitar 50 siswa. Sasaran anak-anak bertujuan meningkatkan kesadaran pajak pada generasi muda.

Kepala KPP Pratama Jogja, Andi Setiawan, menjelaskan kegiatan tersebut juga bagian dari peran KPP Pratama dalam memberikan edukasi perpajakan pada masyarakat. "Peran kami selain melakukan penarikan dan pengawasan pajak juga melakukan edukasi perpajakan," kata Andi.

Anak-anak perlu memiliki kesadaran perpajakan sejak dini, lanjut Andi, supaya kelak jadi pribadi yang taat pajak. "Cara membangun kesadaran perpajakan tersebut dengan banyak memberikan contoh apa saja yang dihasilkan dari pajak, mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi, kami jelaskan peran pajak dalam keseharian," jelasnya.

Misalnya jalan yang bagus, trotoar yang aksesibel, listrik yang dipakai sehari-hari merupakan bagian dari sumbangsih pajak. "Dengan contoh-contoh keseharian seperti itu, anak akan lebih mudah memahaminya. Sehingga muncul kesadaran dalam diri mereka akan pentingnya pajak," ujarnya.

BACA JUGA: Terminal Giwangan Bakal Jadi Tempat Parkir Bus Wisata

Bertajuk "Sehari Mengenal, Selamanya Bangga!" kegiatan tersebut dilakukan oleh lima Penyuluh Pajak KPP Pratama Jogja. Fungsional Penyuluh Pajak Muda, Sutardi, mengisi kegiatan edukasi tersebut dengan menjelaskan garis besar materi perpajakan. Materi ini seputar latar belakang pajak dan penggunaan pajak dengan model role play atau bermain peran.

"Model role play digunakan agar anak dapat lebih memahami, jadi ada yang sebagai pembayar pajak, petugas pajak, dan pemanfaat pajak," jelas Sutardi.

Peran serta aktif siswa-siswi dalam model edukasi tersebut, menurut Sutardi, lebih efektif membangun kesadaran taat pajak bagi anak-anak.

Kepala SD Muhammadiyah Sokonandi, Anis Rofiah, mengapresiasi kegiatan KPP Pratama Jogja di sekolahnya tersebut. "Edukasi ini sangat bermanfaat bagi siswa-siswa kami," ujarnya.

Anis menyebut para siswanya sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. "Harapannya anak-anak ini nanti kelak ketika sudah dewasa jadi pribadi yang taat pajak," tandasnya.

Advertisement

BACA JUGA: Ada Pasar Kangen Jogja, Obat Penawar Rindu Barang dan Kuliner Masa Lalu

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Pemerintah Bentuk Tim Gabungan Pencari Fakta untuk Tragedi Stadion Kanjuruhan

News
| Senin, 03 Oktober 2022, 12:17 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement