Prambanan Jazz 2026 Resmi Digelar, Usung Tema Celebrate The Joy
Prambanan Jazz kembali hadir di Yogyakarta. Mengusung tajuk Celebrate The Joy, hajat musik jazz terbesar di Indonesia ini mengajak masyarakat bersenang-senang.
Kolam arapaima di Jogja Exotarium, Sleman, beberapa waktu lalu./Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Jogja Exotarium, salah satu ikon wisata Kabupaten Sleman merenovasi kolam Ikan Arapaima. Hal ini sebagai upaya edukasi pada wisatawan. Terlebih di masa pemulihan pandemi Covid-19, Jogja Exotarium juga dituntut memberikan performa yang baik.
Ikan arapaima merupakan ikan spesies kuno yang termasuk ikan terbesar. Besar umumnya mencapai dua Meter. Meski memiliki berat tubuh yang relatif besar, arapaima merupakan perenang yang handal. Bantuan dari sirip dan ekor yang kuat membuatnya memiliki kemampuan berenang yang baik.
Ikan arapaima yang menghuni kolam utara Jogja EXotarium memiliki ukuran tubuh dua meter dan memiliki berat tubuh 70kg. Hewan itu sanggup menghabiskan 2,5 kg ikan lele setiap harinya. Di kolam asalnya, ikan ini tidak berenang sendiri. Dia ditemani dengan 10 ikan lain yang berjenis ikan predator.
Beberapa waktu yang lalu, ikan arapaima ini dialihkan sementara waktu ke kolam karantina. Adapun alasannya lantaran kolam sebelumnya sedang pada taraf perbaikan. Hal ini agar kelangsungan hidup ikan tersebut lebih baik.
BACA JUGA: Tol Jogja Bawen Diusulkan Ada Jalur Wisata Sepeda
Di awal Agustus ini, ikan arapaima sudah dikembalikan ke habitat semula. Harapannya pengunjung akan lebih nyaman melihat aktifitas ikan serta memudahkan edukasi bagi pengunjung. Proses pemindahan ikan tersebut membutuhkan 12 orang untuk mengangkat tubuh ikan tersebut. Banyaknya orang untuk menangani ikan arapaima yang cukup agresif geraknya, terutama ketika berada di luar habitat air. Sehingga ada kerentanan arapaima mengalami patah tulang.
Selain pemindahan ikan arapaima, Jogja Exotariup pun membuka kembali wahana terapi ikan yang terletak di sebelah selatan kolam ikan arapaima. Pemilik Jogja Exotarium, Akbar Taruna, mengatakan dibukanya kembali wahana tangkap ikan tersebut mengingat minat penunjung yang masih tinggi.
“Animo ini khususnya pengunjung lanjut usia yang lebih memilih wahana terapi ikan sebagai wahana relaksasi sambil melepas penat,” katanya.
Pemindahan ikan arapaima serta wahana terapi ikan yang dibuka kembali bertepatan dengan Peringatan Kemerdekaan RI ke-77 di Jogja Exotarium. Jogja Exotarium juga menyelenggarakan event promo diskon khusus bagi pengunjung yang lahir di bulan Agustus. Adapula event foto selfie di lorong hamster berhadiah jutaan yang masih berjalan hingga akhir Agustus 2022.
BACA JUGA: 7 Peserta Lolos Seleksi Administrasi sebagai Calon Kepala Dispar Sleman, Siapa Saja?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prambanan Jazz kembali hadir di Yogyakarta. Mengusung tajuk Celebrate The Joy, hajat musik jazz terbesar di Indonesia ini mengajak masyarakat bersenang-senang.
KONI DIY memperluas kerja sama dengan kampus, lembaga kesehatan, media, dan institusi digital untuk memperkuat pembinaan serta prestasi atlet DIY.
Pameran Galeri Nasional Indonesia di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta menghadirkan 28 maestro seni rupa hingga 30 Agustus 2026.
BPBD Sleman mewaspadai kekeringan 2026. Pakem, Tempel, dan Minggir menjadi wilayah dengan distribusi air bersih tertinggi empat tahun terakhir.
Pemakaman Ali Khamenei resmi dimulai di Iran. Prosesi kenegaraan berlangsung sepekan hingga 9 Juli 2026 dan dihadiri delegasi dari lebih 100 negara.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Minggu 5 Juli 2026 lengkap beserta rute menuju Kota Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 per penumpang.