Boy Thohir Terafiliasi MGLV, Masuk Bisnis Data Center dan AI
Boy Thohir memperluas investasi ke MGLV yang bergerak di data center dan AI. Simak kepemilikan dan arah ekspansi bisnisnya.
Kolam arapaima di Jogja Exotarium, Sleman, beberapa waktu lalu./Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Jogja Exotarium, salah satu ikon wisata Kabupaten Sleman merenovasi kolam Ikan Arapaima. Hal ini sebagai upaya edukasi pada wisatawan. Terlebih di masa pemulihan pandemi Covid-19, Jogja Exotarium juga dituntut memberikan performa yang baik.
Ikan arapaima merupakan ikan spesies kuno yang termasuk ikan terbesar. Besar umumnya mencapai dua Meter. Meski memiliki berat tubuh yang relatif besar, arapaima merupakan perenang yang handal. Bantuan dari sirip dan ekor yang kuat membuatnya memiliki kemampuan berenang yang baik.
Ikan arapaima yang menghuni kolam utara Jogja EXotarium memiliki ukuran tubuh dua meter dan memiliki berat tubuh 70kg. Hewan itu sanggup menghabiskan 2,5 kg ikan lele setiap harinya. Di kolam asalnya, ikan ini tidak berenang sendiri. Dia ditemani dengan 10 ikan lain yang berjenis ikan predator.
Beberapa waktu yang lalu, ikan arapaima ini dialihkan sementara waktu ke kolam karantina. Adapun alasannya lantaran kolam sebelumnya sedang pada taraf perbaikan. Hal ini agar kelangsungan hidup ikan tersebut lebih baik.
BACA JUGA: Tol Jogja Bawen Diusulkan Ada Jalur Wisata Sepeda
Di awal Agustus ini, ikan arapaima sudah dikembalikan ke habitat semula. Harapannya pengunjung akan lebih nyaman melihat aktifitas ikan serta memudahkan edukasi bagi pengunjung. Proses pemindahan ikan tersebut membutuhkan 12 orang untuk mengangkat tubuh ikan tersebut. Banyaknya orang untuk menangani ikan arapaima yang cukup agresif geraknya, terutama ketika berada di luar habitat air. Sehingga ada kerentanan arapaima mengalami patah tulang.
Selain pemindahan ikan arapaima, Jogja Exotariup pun membuka kembali wahana terapi ikan yang terletak di sebelah selatan kolam ikan arapaima. Pemilik Jogja Exotarium, Akbar Taruna, mengatakan dibukanya kembali wahana tangkap ikan tersebut mengingat minat penunjung yang masih tinggi.
“Animo ini khususnya pengunjung lanjut usia yang lebih memilih wahana terapi ikan sebagai wahana relaksasi sambil melepas penat,” katanya.
Pemindahan ikan arapaima serta wahana terapi ikan yang dibuka kembali bertepatan dengan Peringatan Kemerdekaan RI ke-77 di Jogja Exotarium. Jogja Exotarium juga menyelenggarakan event promo diskon khusus bagi pengunjung yang lahir di bulan Agustus. Adapula event foto selfie di lorong hamster berhadiah jutaan yang masih berjalan hingga akhir Agustus 2022.
BACA JUGA: 7 Peserta Lolos Seleksi Administrasi sebagai Calon Kepala Dispar Sleman, Siapa Saja?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Boy Thohir memperluas investasi ke MGLV yang bergerak di data center dan AI. Simak kepemilikan dan arah ekspansi bisnisnya.
Dewan Pendidikan Nasional mengingatkan orang tua tak perlu memaksa anak ikut bimbel karena TKA bukan penentu kelulusan.
Lipstik Lipsing kembali setelah 16 tahun hiatus. Penampilan di Candi Prambanan menghidupkan nostalgia penggemar lewat lagu-lagu legendaris mereka.
ASN Pemkot Jogja kini bisa mengajukan cuti, termasuk cuti darurat, lewat JSS. Verifikasi hingga persetujuan dilakukan secara elektronik.
DPR menyoroti cost recovery 2027 yang naik menjadi US$10,1 miliar saat lifting migas masih turun dan realisasi di bawah target.
Dugaan keracunan MBG di Turi, Sleman, membuat sekitar 70 siswa mendapat penanganan. Biaya rawat inap akan ditanggung BGN atau SPPG.