KBD 2026 Solo Sasar 3 Kelurahan, Talud dan Saluran Air Dibantu TNI
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
Peluncuran Buku Gunungkidul The Next Bali di Pendopo Balai Budaya Wonosari, Jumat (19/8/2022)./Ist
Harianjogja.com, JOGJA- Kondisi pariwisata di kawasan Gunungkidul mulai tumbuh dan bangkit setelah dihantam pandemi Covid-19. Keeksotisan panorama alam di Gunungkidul dinilai layak menjadi The Next Bali.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan pertumbuhan ekonomi Gunungkidul selain ditopang sektor pertanian, peternakan dan UMKM juga dikuatkan oleh sektor pariwisata. Kondisi ini tidak terlepas dari sumber daya alam Gunungkidul yang melahirkan destinasi-destinasi wisata baru.
"Sebenarnya potensi sumber daya alam di Gunungkidul luar biasa. Tinggal bagaimana pengelolaan ke depan," ucap di sela kegiatan peluncuran Buku Gunungkidul The Next Bali di Pendopo Balai Budaya Wonosari, Jumat (19/8/2022).
Destinasi-destinasi baru tidak hanya bermunculan di kawasan geopark gunung purba, mulai Goa Pindul, Goa Jomblang, Air Terjun Sri Gethuk, Desa Wisata Nglangeran namun juga wisata pantai yang tak kalah eksotis. Ia berharap pemerintah pusat mulai memperhatikan Gunungkidul karena wilayah paling luas di DIY itu menyimpan banyak dan beragam potensi untuk dikembangkan.
"Potensi di sisi utara dan timur belum dimanfaatkan secara maksimal. Ini berbeda dengan pengembangan yang dilakukan pemerintah pusat di wilayah Selatan," kata Sunaryanta.
Penulis Buku Gunungkidul: The Next Bali yang juga Komisaris BCA Cyrillus Harinowo mengakui sumber daya alam di Gunungkidul tidak kalah indah bila dibandingkan dengan destinasi wisata ternama di Indonesia, seperti Bali dan Mandalika. Sayangnya, lanjut Cyrillus, potensi besar yang dimiliki Gunungkidul belum mendapat perhatian besar dari pemerintah.
Ia mengatakan potensi pariwisata di Indonesia yang beragam membutuhkan sentuhan perhatian dan kepedulian banyak pihak untuk dapat bangkit sebagai destinasi populer. Dengan kebangkitan Gunungkidul sebagai destinasi baru, pihak swasta dan pemerintah, baik lokal maupun pusat, memiliki andil yang siginifikan pada tahap pengembangan destinasi tersebut.
Ia mengaku memberanikan diri untuk mengeksplorasi dan mencoba membuka mata pemerintah melalui buku tersebut. Selama ini, katanya, pemerintah pusat hanya membicarakan Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Toba dalam pengembangan pariwisata setelah Bali. "Sedangkan Gunungkidul tidak pernah dibicarakan. Pemerintah belum menunjukkan (Gunungkidul) sebagai The Next Bali," katanya.
Menurutnya, diperlukan pendekatan yang lebih strategis untuk menjaga kesinambungan dan keberlanjutan pengembangan pariwisata di Gunungkidul sebagai The Next Bali.
"Saya sangat berbangga karena BCA menjadi salah satu pelaku sejarah yang dominan di balik pariwisata Gunungkidul ini. Sangat mungkin daerah ini berkembang pesat mengingat masih banyak destinasi pariwisata yang bisa dikembangkan," katanya.
Executive Vice President CSR BCA Inge Setiawati mengatakan potensi dari keindahan sumber daya alam menjadi salah satu pendorong bank tersebut membantu pemberdayaan pegiat sektor pariwisata di Gunungkidul. Gunungkidul saat ini tidak lagi terkenal sebagai daerah yang kekurangan air sebaliknya Gunungkidul sudah dikenal sebagai daerah wisata yang indah.
"Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan pariwisata lokal, menjelajahi desa-desa dengan ragam potensinya untuk menjadi destinasi kelas dunia. Kami ingin terus menemukan dan mengembangkan the next Bali, demi kedaulatan Indonesia di usianya yang ke-77 tahun ini," harap Inge. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Rabu 23 September 2026 tersedia di Alkid. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku HOMEPOWER di Kotabaru membahas pentingnya membangun kedekatan keluarga, budaya literasi, dan peran rumah sebagai sumber kekua
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Rabu 23 September 2026 lengkap dengan rute, jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.