Advertisement

Angkat Potensi Lokal, Kampung Taman Gelar Gebyar Bineka

Yosef Leon
Senin, 29 Agustus 2022 - 06:17 WIB
Sirojul Khafid
Angkat Potensi Lokal, Kampung Taman Gelar Gebyar Bineka Sejumlah produk UMKM yang ditampilkan warga dalam acara Gebyar Bineka di Kampung Taman, Kelurahan Patehan, Kemantren Kraton Kota Jogja, Minggu (28/8/2022). - Ist

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Warga masyarakat Kampung Taman, Kelurahan Patehan, Kemantren Kraton, Kota Jogja memeriahkan akhir pekan dengan penyelenggaraan Gebyar Bineka di sepanjang Jalan Nogosari, Sabtu dan Minggu (27-28/8/2022). Gebyar Bineka merupakan upaya untuk mengangkat potensi produk UMKM lokal dengan sajian pentas seni dan budaya.

Ketua Panitia Gebyar Bineka Kampung Taman, Antonius Edy Purwanto, menjelaskan dengan kegiatan itu pihaknya ingin kembali mengangkat sektor perekonomian masyarakat yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19. Kini sektor pariwisata sudah mulai bangkit dan jadi ajang yang baik untuk mengenalkan potensi UMKM Kampung Taman.

"Selain bazar kuliner dan beragam UMKM potensi lokal kita juga suguhkan penampilan budaya dan seni untuk menghibur masyarakat," katanya, Minggu (28/8/2022).

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Sebanyak 39 UMKM dari masyarakat sekitar ikut berpartisipasi dalam Gebyar Bineka. Produk yang ditampilkan di antaranya kain batik, fesyen batik, tas dan aneka kuliner dan jajanan kekinian. Kegiatan itu juga dimeriahkan dengan seni budaya dan musik masyarakat sekitar.

BACA JUGA: Judi Togel di Lendah Digulung Polres Kulonprogo

"Semoga dengan pariwisata yang kembali bergeliat, sektor UMKM bisa ikut terdampak dan perekonomian warga kembali pulih," katanya.

Kampung Taman yang juga dikenal sebagai sentra perajin batik tulis ikut diperkenalkan dalam kesempatan itu. Masyarakat berpartisipasi dengan gerakan mencanting bersama di sepanjang Jalan Nogosari. Gerakan itu juga sebagai persiapan dalam mengenalkan Kampung Taman sebagai kampung batik dunia.

"Tema yang kita angkat adalah membatik dunia, ini juga untuk menggugah supaya kampung kembali pulih lebih cepat bangkit lebih kuat kaitannya dengan UMKM. Jadi kita ingin menggugah supaya kembali berkarya, melestarikan maupun meregenerasi jati diri Kampung Taman RW 9. Supaya batik benar-benar bisa tampil di kancah internasional," kata dia.

BACA JUGA: Luar Biasa! Jalur Khusus Sepeda Tol Jogja-Solo Seksi 1 Telan Dana Rp200 Miliar

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

BKKBN DIY Gelar Wisuda Ratusan Lansia

BKKBN DIY Gelar Wisuda Ratusan Lansia

Jogjapolitan | 1 hour ago

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

KPK Panggil Zumi Zola Terkait Dugaan Suap Pengesahan RAPBD Provinsi Jambi

News
| Selasa, 27 September 2022, 21:37 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement