Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih (kedua dari kiri) bersama Forkompinda saat menyerahkan hadiah bagi masyarakat yang telah melunasi PBB-P2 tahun ini secara simbolis melalui panewu, di Parasamya, Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bantul, Rabu (7/9/2022)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul mengapresiasi tiga kapanewon, 24 kalurahan dan 288 perdukuhan di Bantul yang sudah melunasi Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2) selama setahun ini.
Tiga kapanewon yang lunas PBB-P2 adalah Kapanewon Dlingo, Sanden, dan Kretek. Sementara 24 kalurahan yang lunas PBB-P2 adalah Kalurahan Gadingharjo, Gadingsari, Murtigading, Tirtohargo, Parangtritis, Donotirto, Tirtosari, Tirtomulyo, Karang Tengah, Imogiri, Mangunan, Muntuk, Dlingo, Temuwuh, Jatimulyo, Terong, Seloharjo, Selopamioro, Kebonagung, Girirejo, Karangtalun, Bawuran, dan Wonolelo.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Bantul, Trisna Manurung mengatakan capaian PBB-P2 tahun ini sudah mencapai Rp42,7 miliar dengan jumlah Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) sebanyak 459.744 lembar dari total nilai pokok PBB-P2 sebesar Rp71,2 miliar dengan jumlah SPPT sebanyak 649.097 lembar tahun ini.
“Capaian ini per 6 September 2022,” kata Trisna dalam Acara Monitoring dan Evaluasi serta Pengundian Hadiah Atas Pelunasan Pembayaran PBB-P2 Tahun 2022 di Parasamya, Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bantul, Rabu (7/9/2022).
Baca juga: PPN Naik Jadi 11%, Pengusaha Jogja Waswas
Trisna mengatakan pengundian hadiah bagi yang sudah melunasi pajak yang jatuh tempo pada tahap ketiga September ini sebagai bagian dari apresiasi Pemkab Bantul atas kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran PBB-P2 lebih awal tanpa harus menunggu jatuh tempo.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan PBB-P2 merupakan salah satu jenis pajak daerah yang potensial, sehingga perlu dioptimalkan pengelolaannya. Karena itu pihaknya mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi kepada masyarakat wajib pajak di Bantul karena telah menunaikan kewajibannya membayar pajak PBB-P2.
Menurutnya, dampak pandemi yang menyentuh semua aspek kehidupan tidak menyurutkan semangat dan kontribusi masyarakat Bantul, “Pelunasan PBB-P2 merupakan wujud kecintaan, komitmen, dan partisipasinya dalam proses pembangunan di Kabupaten Bantul. Demikian pula kami Pemkab Bantul tentu akan selalu berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bantul,” katanya.
Halim juga mengapresiasi kepada para panewu dan lurah beserta jajaran yang telah bekerja keras memotivasi dan memberikan pelayanan pada masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan. Ia berharap pengundian hadiah akan semakin memberi motivasi seluruh masyarakat dan semua stakeholder dalam rangka memberikan kontribusinya sehingga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang pada akhirnya pembangunan di bantul akan dapat lebih baik lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Sabtu, 25 Juli 2026. Tersedia 15 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 hingga Palur.
Indonesia dan tujuh negara mengecam penyerbuan Masjid Al-Aqsa oleh lebih dari 4.200 pemukim Israel di Yerusalem Timur.
FBI mengembalikan delapan artefak budaya asal Papua yang diselundupkan secara ilegal ke Amerika Serikat kepada Pemerintah Indonesia.
Presiden Prabowo meminta Nanik S. Deyang tetap membantu BGN sebagai bagian dewan pengawas usai mengundurkan diri.
KPU DIY memutakhirkan data partai politik setiap semester melalui Sipol sebagai persiapan tahapan Pemilu yang dimulai pada pertengahan 2027.