Advertisement

Nelayan Gunungkidul Hilang Saat BAB di Laut Selatan

David Kurniawan
Minggu, 11 September 2022 - 01:37 WIB
Budi Cahyana
Nelayan Gunungkidul Hilang Saat BAB di Laut Selatan Ilustrasi pencarian nelayan hilang di laut. - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, BANTULSeorang nelayan di Pelabuhan Sadeng, Kalurahan Songbanyu, Girisubo, Didit, 25, dinyatakan hilang saat buang air besar (BAB) alias berak di laut, Sabtu (10/9/2022) pagi. Hingga sekitar pukul 21.00 WIB, korban belum diketemukan.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I DIY di Pantai Sadeng, Sunu Handoko mengatakan Didit adalah nelayan kapal sekoci Putra Usaha. Dia hilang saat berak sekitar pukul 07.00 WIB di sekitar 45 mill dari Pelabuhan Sadeng.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Peristiwa bermula saat Didit buang air besar (BAB) di galangan pada saat kapal berjalan. Aktivitas ini diketahui oleh salah seorang anak buah kapal (ABK) lainnya di kapal tersebut. Nelayan sudah biasa berak di galangan. 

Namun, sekitar lima menit setelah berak, Didit tak terlihat di galangan maupun tempat lain di kapal. Nakhoda bersama ABK di kapal pun mencari Didit, tetapi tak dapat menemukannya.

“Kapal sekoci membawa tiga nelayan. Satu nakhoda dan dua ABK. Salah satunya merupakan korban,” kata Sunu kepada wartawan, Sabtu malam.

Menurut dia, di lokasi kejadian tidak ada sinyal. Setelah mencari beberapa jam, nakoda kapal memutuskan bergerak mencari jaringan telekomunikasi untuk memberitahukan kepada pemilik kapal.

“Sinyal baru ada sekitar pukul 15.00 WIB. Nakhoda langsung mengabari pemilik kapal kalau ada seorang  ABK hilang tercebur ke laut,” katanya.

Peristiwa ini langsung dilaporkan ke SAR Satlinmas Wilayah 1 DIY. Lantaran hari sudah larut, pemilik meminta nelayan di kapal sekoci ini pulang ke Pelabuhan Sadeng.

“Rencananya pagi [Minggu 11/9/2022] pencarian dilakukan kembali dengan melibatkan tiga kapal sekoci,” katanya.

Sunu menduga Didit terpleset atau terjengkang saat berak. “Jadi kemungkinan terjengkang hingga tercebur ke laut,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Pemerintah Akan Rampungkan 30 Proyek Strategis Nasional Rp360 Triliun Tahun Ini

News
| Selasa, 31 Januari 2023, 13:07 WIB

Advertisement

alt

Cacing-cacing di Terowongan Terbengkalai Ini Memancarkan Cahaya Biru di Malam Hari

Wisata
| Selasa, 31 Januari 2023, 11:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement