Advertisement
Pencairan Bansos BBM Tahap Pertama di Bantul Rampung Rabu
Petugas Kantor Pos Cabang Bantul saat menyerahkan Bantuan Sosial (Bansos) BBM kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kantor Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul, Minggu (11/9/2022). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Pencairan bantuan sosial (bansos) atau bantuan langsung tunai (BLT) dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Bantul ditargetkan rampung Rabu (14/9/2022) lusa.
PT Pos Indonesia Cabang Bantul mempercepat pencairan bansos BBM. Pada Minggu (11/9/2022) pencairan dilakukan kepada sekitar 7.000 keluarga penerima manfaat (KPM) di wilayah kantor Pos Srandakan, kantor Pos Bambanglipuro, kantor Kapanewon Bantul, kantor Kalurahan Srihardono, dan kantor Kapanewon Pundong.
Advertisement
Koordinator Satgas BLT BBM Kantor Pos Bantul, Anwar Harsono mengatakan total penerima Bansos BBM di 12 kapanewon di Bantul sebanyak 60.669 KPM, “Tahap pertama kita targetkan sebanyak 31.729 KPM bisa tersalurkan sampai Rabu mendatang, sisanya tahap kedua pekan depan,” kata Anwar, Minggu.
Anwar mengaku proses pencairan yang dilakukan sejak Jumat lalu sampai Minggu tidak ada kendala berarti. Proses pencairan dilakukan mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Bahkan Sabtu dan Minggu tetap ada pencairan. “Sabtu dan Minggu kami tetap membayarkan,” katanya.
Disinggung soal syarat KPM harus sudah melakukan vaksinasi booster, Anwar mengaku tidak perlu, “Tidak ada syarat harus booster,” katanya.
Nugroho, Koordinator Lapangan BLT BBM Kapanewon Bantul, mengatakan pada Minggu (11/9/2022) bansos BBM dicairkan kepada 1.166 KPM di Kalurahan Palbapang, Bantul. Uang Rp500.000 dicairkan kepada masing-masing penerima. Nominal itu tediri dari Rp300.000 BLT BBM untuk September dan Oktober serta bantuan pangan non tunai (BPNT) Rp200.000.
BACA JUGA: Hacker Bjorka Ancam Retas MyPertamina, Ini Respons Pertamina
Kemudian pada Senin (12/9/2022) proses pencarian menyasar sekitar 1.000-an KPM yang terdiri dari empat kalurahan di Kapanewon Bantul. Ia mengaku sejauh ini tidak ada masalah dalam proses pencairan.
“Kecuali KPM yang memiliki penyakit berat atau Orang Dalam Gangguan Jiwa yang tidak bisa datang langsung ke kantor pos atau kantor kapanewon. Kami akan datangi langsung ke rumahnya. Ini demi percepatan. Karena pekan depan pencairan sudah harus tahap kedua,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Arus Balik Lebaran 2026: 62.527 Kendaraan Padati Tol Cikampek Utama
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Rute Baru DAMRI Jogja-Semarang PP, Ini Jadwalnya
- Harga Sayur di Beringharjo Jogja Sempat Melonjak Saat Lebaran 2026
- Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisatawan ke Kaliurang dan Breksi Naik
- Libur Lebaran, Arus Kendaraan Jogja Tembus 28 Ribu, Malioboro Padat
- Pengunjung Taman Pintar Jogja Naik 20 Persen saat Libur Lebaran
Advertisement
Advertisement





