Advertisement
Sandiaga Minta Mahasiswa Jogja Kurangi Nonton Drama Korea & K-Pop
Sandiaga Uno saat memberikan kuliah umum dalam Mataf UMY 2022. - Ist/UMY.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meminta agar mahasiswa di Jogja dengan segala potensinya ke depan mampu menciptakan lapangan kerja. Selain itu mendorong mahasiswa agar mengurangi menggunakan produk luar negeri termasuk menonton drama Korea. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Masa Ta’aruf Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) 2022.
Sandiaga menyatakan masa kini merupakan waktu yang tepat untuk generasi milenial, mahasiswa Jogja untuk mengembangkan potensi diri dan memanfaatkan peluang-peluang usaha yang ada. Kemenparekraf telah menargetkan 4,4 juta lapangan pekerjaan di tahun 2024. Hal ini adalah kesempatan emas bagi generasi milenial untuk mengembangkan potensinya guna menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja.
Advertisement
“Kami mendorong agar mahasiswa bisa menciptakan lapangan kerja, sehingga target 1,1 juta lapangan kerja di tahun 2022 dan 4,4 juta lapangan kerja di 2024 bisa tercapai," katanya dalam rilis yang diterima, Kamis (15/9/2022).
Banyaknya peluang usaha yang ada untuk generasi milennial saat ini, terdapat juga rintangan terjal yang menghadang. Sehingga para mahasiswa harus memiliki bekal yang cukup terutama kemampuan menggunakan teknologi. “Untuk itu siapkan diri kalian untuk menjadi seorang entrepreneur yang adaptif dalam menggunakan teknologi,” ujarnya.
Baca juga: Waduh, Menteri PPN/Bappenas Sebut Ada Eselon 1 yang Terima BLT
Sandiaga mendorong para mahasiswa dapat mandiri dalam berkarya dengan menciptakan lapangan kerja baru dalam menghadapi bonus demografi di tahun 2045. Saat ini Indonesia dihadapkan pada revolusi industri 4.0, di mana sumber daya manusia saat ini dituntut untuk beradaptasi dan memiliki keahlian seperti learning skills, literacy skill, dan life skill.
“Oleh karena itu, jika kita sulit mencari pekerjaan maka kita harus optimistis dengan menciptakan lapangan kerja baru, kita harus bangkit dan menyesuaikan keadaan saat ini dengan menciptakan peluang-peluang baru,” ucapnya.
Guna mencukung penciptaan lapangan kerja tersebut, ia berpesan pada mahasiswa baru untuk mencintai produk dalam negeri. Saat ini Indonesia berada dalam posisi tiga besar bidang ekonomi kreatif di dunia, agar Indonesia tetap berada pada posisi tersebut maka harus mengurangi konsumsi produk dari luar negeri.
“Gunakan produk dan konten-konten dalam negeri, perbanyak menonton film dan mendengarkan lagu Indonesia, kurangi menonton drama Koreanya dan lagu-lagu K-pop,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
KJRI Jeddah: Jemaah Umrah Korban Bus Terbakar Pulang 31 Maret
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Prameks 28 Maret dari Jogja ke Kutoarjo, Ini Rinciannya
- Empat Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 28 Maret 2026
- Tabrakan Maut Lawan Truk Hino di Jalur Jogja-Wonosari, Pemotor Tewas
- Nelayan Bantul Hilang di Muara Opak, Motor Terparkir di Hutan Mangrove
- Prakiraan Cuaca Sabtu 28 Maret Hujan Ringan Merata di DIY
Advertisement
Advertisement







