SPMB 2026: Ratusan SD Gunungkidul Kekurangan Murid, 36 Penuhi Kuota
SPMB SD Gunungkidul 2026 mencatat mayoritas sekolah kekurangan murid. Hanya 36 SD yang mampu memenuhi kuota rombongan belajar.
Terminal Dhaksinarga, Selang, Wonosari, Gunungkidul, Selasa (31/3/2020)./Harian Jogja-Dok.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perhubungan Gunungkidul mengkaji rute baru angkutan umum ke sejumlah wilayah di Jawa Timur menyusul perkembangan pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) atau Jalur Pantai Selatan Jawa (Pansela)
Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul Rakhmadian Wijayanto mengatakan terus berupaya memberikan kemudahan transportasi untuk masyarakat. Setelah berhasil mengoperasikan bus sekolah, dinas berusaha membuka rute baru jalur transportasi.
Rute yang dipersiapkan adalah jalur yang menghubungkan wilayah Jawa Timur dengan Gunungkidul. Saat ini trayek angkutan umum dari Gunungkidul ke Jawa Timur baru sampai Pacitan.
“Kami berencana membuka rute baru, tidak hanya Pacitan, tapi bisa sampai Malang maupun Surabaya,” kata Rakhmadian kepada wartawan, Senin (26/9/2022).
Dia menjelaskan ada beberapa pertimbangan yang membuat wacana rute baru dimunculkan. Pertimbangan utama tidak lepas adanya akses yang semakin bagus dengan adanya Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) yang hampir terhubung secara menyeluruh.
Selain itu, aktivitas kendaraan menuju Jawa Timur semakin banyak. Sementara, saat ini penduduk Gunungkiduk yang akan ke berbagai kota di Jawa Timur naik angkutan umum harus memutar via Kota Jogja.
“Beberapa pertimbangan ini membuat kami yakin jalur baru ini bisa dibuka. Jadi, kalau bisa diwujudkan, masyarakat tak perlu repot-repot ke Jojga dahulu untuk menuju Jawa Timur,” katanya.
Meski demikian, Rakhmadian mengakui proses tidak serta merta bisa dilakukan karena harus berkoordinasi dengan instansi di wilayah lain dan butuh komunikasi dengan perusahaan otobus.
BACA JUGA: Festival Lampion dan JAS Dongkrak Kunjungan Wisatawan
“Mudah-mudahan jalur baru ini bisa segera dibuka,” katanya.
Kepala Bidang Transportasi Dinas Perhubungan Gunungkidul Bayu Susilo Aji mendukung penuh wacana pembukaan rute baru. Pasalnya, selama ini angkutan antarkota antarprovinsi masih fokus ke tujuan arah barat seperti Jakarta dan Bandung.
“Ke timur baru sampai Pacitan. Memang untuk mewujudkannya butuh kesediaan dari pengusaha angkutan serta mendapatkan izin dari kementerian,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SPMB SD Gunungkidul 2026 mencatat mayoritas sekolah kekurangan murid. Hanya 36 SD yang mampu memenuhi kuota rombongan belajar.
Pemkab Sleman siap menerapkan UU Penyesuaian Pidana. Ribuan perda tak perlu direvisi satu per satu berkat mekanisme konversi sanksi.
Biodiesel B50 mulai diterapkan 1 Juli 2026. Pakar UMY menjelaskan dampak B50 terhadap mesin diesel, performa kendaraan, dan konsumsi BBM.
Gapasdap mendesak pemerintah menaikkan tarif penyeberangan karena biaya operasional kapal melonjak dan membebani pelaku usaha.
Dana Transfer DIY turun Rp167 miliar pada 2026. Yashinta Sekarwangi berkomitmen memperjuangkan kenaikan TKD dalam APBN 2027.
Pemkab Sleman pastikan relokasi Korwil Mlati tak ganggu layanan pendidikan. Penataan lahan dorong PAD dan program ekonomi.