30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Jogja Air Show di Pantai Depok, Bantul, Minggu (25/8/2019). - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata Bantul mencatat kunjungan wisatawan pada akhir pekan lalu meningkat dibanding akhir pekan sebelumnya. Kenaikan wisatawan itu dikarenakan ada dua acara yang cukup menyedot banyak wisatawan, yakni Festival Lampion di Parangtritis dan Jogja Air Show di Parangkusumo dan Landasan Pacu Pantai Depok.
Kepala Seksi Promosi dan Informasi Data Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi mencatat kunjungan wisatawan pada akhir pekan lalu atau 23-25 September 2022 sebanyak 32.705 orang dengan menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp318 juta, “Data ini naik 25 persen di bandiing kunjungan akhir pekan sebelumnya,” kata Markus, saat dihubungi Senin (26/9/2022).
Sementara jumlah kunjungan pada akhir pekan sebelumnya atau pada 16-18 Septeber 2022 sebanyak 26.135 orang dengan menghasilkan PAD sebesar Rp253,8 juta. Tidak hanya data akhir pekan yang naik, namun data kunjungan wisatawan selama sepekan juga meningkat.
Data kunjungan selama sepekan pada 19-25 September 2022 sebanyak 41.534 orang dengan menghasilkan PAD sebesar Rp403,8 juta. Data ini naik 16% dibanding kunjungan selama sepekan sebelumnya selama 12-18 September 2022 yang hanya 35.788 orang dengan menghasilkan PAD Rp347,6 juta.
Baca juga: Kurangi Kecanduan Gawai, Anak-Anak di Pantai Krakal Diajak Lomba Layangan
“Kenaikan ini karena ada dua event di Pantai Parangtritis dan Landasan Pacu Pantai Depok, yakni Festival Lampion dan JAS,” ujar Markus.
Lebih lanjut pria yang akrab disapa Ipung ini mengatakan sebagian besar atau lebih dari 90% kunjungan wisatawan terbanyak ada di kawasan Parangtritis dan sekitarnya hingga Pantai Depok. Selain wisatawan yang langsung menuju lokasi pantai, namun ada juga wisatawan yang melakukan reservasi melalui aplikasi Visiting Jogja di Kawasan Parangtritis sebanyak 6.062 orang.
Dari data Visiting Jogja, kunjungan terbanyak dari Jawa Tengah sebanyak 53%, disusul Jawa Timur 22,4%, Jawa Barat 11,7%, DIY 8,6%, DKI Jakarta 2,7%, Lampung 0,7%, dan Sumatera Utara sebanyak 0,2%.
Komandan Lanud Adisutjipto, Marsma TNI Azhar Aditama, sebelumnya mengatakan bahwa JAS adalah agenda rutin tahunan atas kerjasama Lanud Adisutjipto dengan Pemerintah Daerah DIY melalui Dinas Pariwisata yang salah satu tujuannya untuk meningkatkan kepariwisataan.
“Melalui kegiatan JAS ini kami ingin memperkenalkan embrio aerowisata, karena nanti akan menjadi salah satu icon wisata di DIY,” ujarnya Dengan demikian, masyarakat bisa turut menikmati keindahan DIY dari pesawat. Dalam JAS 2022 ini pun, masyarakat sudah bisa mengikuti joy flight dengan menggunakan pesawat microlight seperti pesawat trike dan pesawat fixed wing.
Dalam JAS 2022 melibatkan 22 pesawat microlight, pesawat kecil yang aman dan dapat diterbangkan dengan nyaman. Kapasitasnya bisa dua atau tiga orang termasuk pilot. Selain di Parangkusumo dan Landasan Pacu Pantai Depok, rangkaian JAS juga digelar di Bandara Adisucipto dan Bukit Sriten Gunungkidul selama tiga hari Jumat-Minggu lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Dugaan politik uang Pilur Panggungharjo belum dapat disimpulkan. Bawaslu Bantul meminta penanganan mengacu regulasi Pilur.
LPS mempertahankan bunga penjaminan hingga Januari 2027. Simpanan rupiah bank umum tetap 3,75%, BPR 6,25%, dan valas 2%.
DPR dan Kemenimipas sepakat membongkar fasilitas “apartemen” Lapas Cibinong setelah seluruh barang bukti didokumentasikan dan diamankan.
Aturan wajib halal pakaian jadi segera berlaku. IKM maklon khawatir terbebani sertifikasi, sementara industri hulu tekstil mengaku siap.
Imipas menyebut fasilitas “apartemen” di Lapas Cibinong tak tercatat sebagai BMN dan pembangunannya tidak menggunakan APBN.