Advertisement

Ibu-Ibu Didorong Menggali Potensi Diri untuk Bangun Personal Branding, Beda dengan Pencitraan

Media Digital
Rabu, 28 September 2022 - 10:57 WIB
Budi Cahyana
Ibu-Ibu Didorong Menggali Potensi Diri untuk Bangun Personal Branding, Beda dengan Pencitraan Sesi diskusi Komunitas Familia Indonesia bertajuk "Membentuk Personal Branding" yang diadakan di Ambarrukmo Plaza, Selasa (27/8). - Harian Jogja

Advertisement

SLEMAN—Membangun personal branding saat ini tidak hanya diperlukan bagi kalangan artis atau public figure semata. Bahkan, ibu-ibu pun didorong untuk bisa menggali potensi diri untuk meningkatkan personal branding-nya.

Dalam meet and greet Komunitas Familia Indonesia DIY-Jateng, diadakan diskusi bertema Membangun Personal Branding di Ambarrukmo Plaza, Selasa (27/9/2022). Acara ini diikuti oleh puluhan ibu-ibu yang merupakan anggota komunitas parenting Familia Indonesia.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Founder Familia dr. Gendisya Damarinda Alfiana menjelaskan personal branding sangat penting diterapkan di era perkembangan teknologi informasi saat ini. Ia juga menegaskan personal branding berbeda dengan pencitraan.

"Personal branding itu menggali apa potensi diri kita agar menjadi lebih baik. Sehingga kita bisa menciptakan citra diri yang baik untuk mendapatkan manfaat yang baik juga," terang dr. Gendisya dalam sesi diskusi.

Perempuan yang juga dikenal sebagai health educator ini menegaskan jika semua orang bisa mengembangkan personal branding, termasuk ibu-ibu rumah tangga. Sebab, ibu sebagai jendela sebuah keluarga yang membawa nama anak dan suami, maka tetap harus membawa diri dengan baik.

Di komunitasnya yang beranggotakan ratusan ibu-ibu dari seluruh Indonesia ini juga mereka saling berdiskusi dan mengembangkan potensi yang ada. Tak hanya berdiskusi soal parenting dan keluarga, ibu-ibu yang tergabung diarahkan untuk mencari potensi diri, salah satunya untuk meningkatkan personal branding.

"Tipsnya kenali diri dulu, passion kita ada di mana. Jangan terbawa tren yang ada terus kita ikuti, karena itu belum tentu sesuai dengan passion diri kita," terangnya.

Anggota Familia sekaligus influencer, Lucky Diane, turut membagikan pengalamannya dalam mengembangkan personal branding. Menurutnya, personal branding membuat dirinya bisa mengenal bakat dirinya, bahkan menggali kelebihan yang bisa jadi tidak dimiliki oleh orang lain.

Advertisement

"Saya cari tahu kelemahan saya di mana, kelebihan saya di mana, saya gali terus. Ternyata saya hobi fashion, saya gali dengan ikut fashion show, ikut endorsement, kita jadi percaya diri bahkan bisa jadi pundi-pundi cuan," kata dia.

Seusai sesi diskusi, agenda ini juga dimeriahkan dengan pagelaran busana yang diikuti oleh Mamalaff, sebutan untuk para anggota Familia Indonesia. Bersama dengan anak-anaknya, mereka memamerkan koleksi busana muslim dari brand Kami Jogja yang berlokasi di Jalan C. Simanjuntak No. 46A, Terban, Gondokusuman, Kota Jogja. (ADV)

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Film Strangers with Memories Ajak Masyarakat Gunakan Transportasi Publik

News
| Rabu, 30 November 2022, 22:27 WIB

Advertisement

alt

Masangin Alkid, Tembus Dua Beringin Bakal Bernasib Mujur

Wisata
| Selasa, 29 November 2022, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement