Hadapi Moto3 Junior Valencia, Ramadhipa Lanjutkan Perburuan Gelar Juara
Pebalap muda Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, siap melanjutkan perjuangan dalam perebutan gelar juara Moto3 Junior
Sesi diskusi Komunitas Familia Indonesia bertajuk "Membentuk Personal Branding" yang diadakan di Ambarrukmo Plaza, Selasa (27/8)./Harian Jogja
SLEMAN—Membangun personal branding saat ini tidak hanya diperlukan bagi kalangan artis atau public figure semata. Bahkan, ibu-ibu pun didorong untuk bisa menggali potensi diri untuk meningkatkan personal branding-nya.
Dalam meet and greet Komunitas Familia Indonesia DIY-Jateng, diadakan diskusi bertema Membangun Personal Branding di Ambarrukmo Plaza, Selasa (27/9/2022). Acara ini diikuti oleh puluhan ibu-ibu yang merupakan anggota komunitas parenting Familia Indonesia.
Founder Familia dr. Gendisya Damarinda Alfiana menjelaskan personal branding sangat penting diterapkan di era perkembangan teknologi informasi saat ini. Ia juga menegaskan personal branding berbeda dengan pencitraan.
"Personal branding itu menggali apa potensi diri kita agar menjadi lebih baik. Sehingga kita bisa menciptakan citra diri yang baik untuk mendapatkan manfaat yang baik juga," terang dr. Gendisya dalam sesi diskusi.
Perempuan yang juga dikenal sebagai health educator ini menegaskan jika semua orang bisa mengembangkan personal branding, termasuk ibu-ibu rumah tangga. Sebab, ibu sebagai jendela sebuah keluarga yang membawa nama anak dan suami, maka tetap harus membawa diri dengan baik.
Di komunitasnya yang beranggotakan ratusan ibu-ibu dari seluruh Indonesia ini juga mereka saling berdiskusi dan mengembangkan potensi yang ada. Tak hanya berdiskusi soal parenting dan keluarga, ibu-ibu yang tergabung diarahkan untuk mencari potensi diri, salah satunya untuk meningkatkan personal branding.
"Tipsnya kenali diri dulu, passion kita ada di mana. Jangan terbawa tren yang ada terus kita ikuti, karena itu belum tentu sesuai dengan passion diri kita," terangnya.
Anggota Familia sekaligus influencer, Lucky Diane, turut membagikan pengalamannya dalam mengembangkan personal branding. Menurutnya, personal branding membuat dirinya bisa mengenal bakat dirinya, bahkan menggali kelebihan yang bisa jadi tidak dimiliki oleh orang lain.
"Saya cari tahu kelemahan saya di mana, kelebihan saya di mana, saya gali terus. Ternyata saya hobi fashion, saya gali dengan ikut fashion show, ikut endorsement, kita jadi percaya diri bahkan bisa jadi pundi-pundi cuan," kata dia.
Seusai sesi diskusi, agenda ini juga dimeriahkan dengan pagelaran busana yang diikuti oleh Mamalaff, sebutan untuk para anggota Familia Indonesia. Bersama dengan anak-anaknya, mereka memamerkan koleksi busana muslim dari brand Kami Jogja yang berlokasi di Jalan C. Simanjuntak No. 46A, Terban, Gondokusuman, Kota Jogja. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pebalap muda Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, siap melanjutkan perjuangan dalam perebutan gelar juara Moto3 Junior
Anggota DPR RI Iman Sukri meminta pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda dioptimalkan dan area pencarian diperluas.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo memilih komunikasi dan pembersihan untuk menekan vandalisme serta sampah visual di sejumlah lokasi.
PM Inggris Andy Burnham menegaskan tak akan diam atas penderitaan Palestina dan ancaman terhadap solusi dua negara.
Daftar promo September 9.9 2026, mulai diskon makanan, Traveloka, Lawson, Superindo hingga promo Bank BNI.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) menggandeng PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) atau PT PII untuk memperkuat pembiayaan