Viral Persahabatan Siswa SMK Bantul, Alif Dapat Laptop dari Alumni
Video siswa SMK Muhammadiyah 1 Bantul memberi sepatu kepada temannya viral. Seorang alumni kemudian memberikan laptop untuk mendukung belajar Alif.
Ketua Komisi D DPRD Bantul, Enggar Suryo Jatmiko / Ist
Harianjogja.com, BANTUL- Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Bantul, Darwinto menyatakan apa yang terjadi pada Enggar Suryo Jatmiko (ESJ) merupakan urusan pribadi dan tidak ada kaitannya dengan partai bahkan partai tidak tahu menahu terkait kasus yang menjerat salah satu kader Gerindra tersebut. Seperti diberitakan sebelumnya, anggota DPRD Bantul Enggar Suryo Jatmiko ditangkap polisi karena diduga melakukan penipuan.
"Persoalan mas Miko tida ada kaitannya dengan partai Gerindra. Itu ranah pribadi mas Miko. Apa yang dilakukan mas Miko partai tidak mengerti itu urusan pribadi mas Miko, partai tak ada kaitan apapun," kata Darwinto, saat dihubungi Sabtu (1/10/2022).
Sebagaimana diketahui, Enggar Suryo Jatmiko terjerat kasus penipuan. Wakil ketua DPC Gerindra tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polda DIY. Ia dijemput paksa aparat Polda DIY di rumahnya di Dusun Ngoto, Desa Bangunharjo, Sewon, Bantul.
BACA JUGA: Ditangkap Polisi, Ini Sosok yang Diduga Anggota DPRD Bantul Berinisial ESJ
Darwinto mengatakan karena tidak ada kaitannya dengan ketugasan partai sehingga partai mempersilahkan penegak hukum untuk memproses kasus tersebut secara transparan sesuai dengan hukum yang berlaku.
Terkait Pergantian Antar Waktu (PAW) atas kedudukannya sebagai anggota DPRD Bantul, Darwinto mengaku masih harus menunggu proses hukum kasus tersebut inkrah. Setelah itu partai akan mengusulkan untuk sidang melalui Mahkamah Partai Gerindra sesuai Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) partai.
Demikian posisinya sebagai wakil ketua DPC Gerindra Bantul juga masih harus menunggu keputusan Mahkamah Partai.
Meski kasus hukum Miko tidak ada kaitan dengan partai dan partai tidak melakukan pendampingan hukum, namun secara pribadi, Darwinto akan mendukung Miko dalam menghadapi proses hukum.
"Karena tak ada kaitan dengan partai, itu ranah pribadi mas Miko monggo diselesaikan. Kita hanya bisa support secara pribadi bukan partai. Partai tak terlibat dan tidak tahu menahu," ujar Darwinto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Video siswa SMK Muhammadiyah 1 Bantul memberi sepatu kepada temannya viral. Seorang alumni kemudian memberikan laptop untuk mendukung belajar Alif.
KAI Daop 6 Yogyakarta memberikan diskon tiket kereta api 30 persen untuk 30 KA ekonomi komersial selama libur sekolah 2026.
Iran mengecam serangan AS ke fasilitas radar di Sirik dan Pulau Qeshm. Teheran menilai tindakan itu melanggar gencatan senjata dan mengancam stabilitas kawasan.
Jadwal KRL Solo–Jogja Minggu 7 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.
Bulog mempercepat penyaluran beras SPHP dan bantuan pangan. Stok beras nasional mencapai 5,3 juta ton dan dinilai aman untuk menjaga harga beras.
Anggota Polres Tuban berinisial TS meminta maaf atas video viral yang melibatkan dirinya. Korban menerima permintaan maaf dan memilih jalur damai.