PAN Kota Jogja Siapkan Strategi Pemenangan Pileg dan Pilwalkot
PAN Kota Jogja menuntaskan Rakerda 2026 dengan lima komitmen utama untuk memperkuat konsolidasi dan menyiapkan strategi menghadapi Pileg serta Pilwalkot.
Rumah warga yang dibangun dengan Arsitektur Gaya Yogyakarta./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY terus berusaha meningkatkan manfaat penggunaan dana keistimewaan DIY. Salah satunya memberikan perhatian kepada masyarakat di sekitar situs melalui program Menopengi atau pembangunan rumah arsitektur gaya Jogja. Harapannya program ini berjalan selain upaya melestarikan terhadap situs juga memperhatikan kondisi warga sekitarnya.
Paniradya Pati Paniradya Kaistimewan DIY Aris Eko Nugroho menjelaskan program Menopengi dengan membangun rumah warga dengan arsitektur gaya Jogja telah berjalan di Kalurahan Pleret, Bantul. Ada lima rumah warga di sekitar situs yang dipercantik dengan arsitektur gaya Jogja.
Ia berharap melalui program ini masyarakat mendapatkan manfaat sehingga tidak hanya situs yang diperhatikan, tetapi rumah warga di sekitar ikut terurus. "Program ini sepenuhnya untuk memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Aris belum lama ini.
Sebelumnya, dana keistimewaan DIY juga digunakan untuk memperbaiki 40 rumah tak layak huni (RTLH) di DIY, serta membangun pusat perekonomian di Jagalan dan Pleret atau Gerbang Pleret.
Aris menambahkan program Menopengi juga diajukan oleh kalurahan. Pembangunan juga dilakukan kalurahan. Adapun organisasi perangkat daerah pengampunya adalah Dinas Kebudayaan DIY. Objek yang disasar berada di sekitar situs sehingga ada keseimbangan antara kondisi situs dengan rumah warga.
Pemda DIY merencanakan secara terintegrasi antara RTLH, jambanisasi, TPS3R dan prasarana, sarana dan utilitas umum (PSU) sehingga dapat mempercantik suatu kawasan dengan arsitektur gaya Jogja. Selain itu, Pemda DIY memberikan perhatian terhadap kondisi lingkungan yang bersih dan sehat. Harapannya ke depan program ini bisa menjadi contoh.
"Jadi diintegrasikan dengan jambanisasi, infrastruktur lain sehingga menjadi PSU dengan harapan menjadi kawasan yang bisa menjadi contoh. Nah saat ini baru kami desain belum bisa dilakukan di 2022. Semoga 2023 semoga saja bisa kami awali," katanya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAN Kota Jogja menuntaskan Rakerda 2026 dengan lima komitmen utama untuk memperkuat konsolidasi dan menyiapkan strategi menghadapi Pileg serta Pilwalkot.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.