HUT ke-79 Kota Jogja, Ribuan Warga Gelar Aksi Bersih Serentak
Pemkot Jogja gelar aksi bersih serentak di 150 titik peringati HUT ke-79 dan Hari Lingkungan Hidup 2026. Malioboro jadi pusat kegiatan.
Suasana acara Jogja American Jeep di Embung Giwangan yang menampilkan Fashion Show Jeep agar menarik minat masyarakat luas, Minggu (23/10/2022)/Harian Jogja-Triyo Handoko
Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Pariwisata (Dispar) DIY menggenjot promosi Embung Giwangan untuk makin dikenal luas sebagai destinasi wisata baru di Jogja.
Terbaru, bersama Jogja American Jeep (JAJ), Embung Giwangan dijadikan tempat merayakan HUT ke-25 komunitas tersebut, Minggu (23/10/2022).
Dengan semakin dipromosikannya Embung Giwangan, Dispar DIY berharap dapat menambah destinasi wisata di Jogja. Dengan begitu, akan semakin banyak pula wisatawan dan kegiatan wisata di Embung Giwangan.
Promosi Embung Giwangan oleh Dispar DIY juga turut mendorong pemerataan pembangunan wisata di kawasan Jogja selatan. Pada dasarnya, pembangunan Embung Giwangan diarahkan untuk taman wisata budaya yang akan dilengkapi dengan panggung terbuka untuk gelaran kegiatan kepariwisataan.
BACA JUGA: Progres Proyek Pedestrian Senopati Diklaim Sudah 50%, Cuaca Jadi Kendala
Kepala Bidang Destinasi Wisata Dispar DIY, Kurniawan menjelaskan pihaknya turut mendorong promosi Embung Giwangan. “Kami sangat terbuka dengan berbagai kolaborasi yang ada, terbaru dengan JAJ supaya masyarakat luas makin mengenal Embung Giwangan,” jelasnya, Minggu malam.
Kurniawan menyebut Embung Giwangan akan jadi pelengkap destinasi wisata di Jogja. “Jadi kalau wisatawan butuh tempat terbuka atau embung di Jogja sudah ada tak perlu sampai keluar Jogja,” katanya.
Embung Giwangan akan dikelola seperti Taman Pintar Jogja. “Jadi ini semacam Taman Pintar-nya Jogja bagian selatan yang fokusnya nanti ke kegiatan-kegiatan pertunjukan seni dan budaya,” ujarnya.
Kini Embung Giwangan sedang dibangun fasilitas penunjang destinasi wisata. “Ditargetkan pada 2024 nanti sudah siap digunakan dan fasilitasnya lengkap, sekarang digenjot promosi pengenalannya,” jelasnya.
Ketua Jogja American Jeep (JAJ) Basyori Buyung mengapresiasi dukungan Dinpar DIY terhadap izin penggunaan Embung Giwangan sebagai tempatnya berkegiatan.
“Kami sangat berterima kasih mendapat izin menggunakan tempat ini dan siap turut memperkenalkannya ke masyarakat luas,” katanya, Minggu siang.
Basyori menjelaskan kegiatan di Embung Giwangan ini dimaksudkan untuk masyarakat luas oleh komunitasnya. “Sebagai kegiatan perayaan ulang tahun komunitas kami, sasarannya memang masyarakat luas dan kami konsep kegiatan bakti sosial,” ujarnya, Minggu siang.
Bakti sosial tersebut, kata Basyori, dilakukan dalam berbagai bentuk acara, mulai dari donor darah, pentas budaya, pemeriksaan kesehatan, hingga bazar usaha kecil menengah (UKM).
“Terkait dengan bazar UKM, sengaja kami minta warga sekitar yang punya usaha untuk berjualan di acara kami secara gratis supaya penghasilannya meningkat,” jelasnya.
Anggota JAJ, lanjut Basyori, saat ini sejumlah 667 orang. “Semuanya berpartisipasi dalam kegiatan ini, jadi cukup mengundang masa juga untuk hadir ke Embung Giwangan ini, ada juga peserta dari Jakarta, Bandung, Semarang yang turut kami undang,” katanya.
Dalam pentas budaya, jelas Basyori, menampilkan atraksi jatilan empat jam non-stop. “Ada juga hiburan panggung pop-dangdut yang dapat disaksikan masyarakat luas, jadi kami juga berharap masyarakat turut mengunjungi Embung Giwangan ini,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja gelar aksi bersih serentak di 150 titik peringati HUT ke-79 dan Hari Lingkungan Hidup 2026. Malioboro jadi pusat kegiatan.
Masalah jerawat saat pubertas? Simak tips skincare remaja dari dokter, mulai pembersih hingga bahan aktif yang ampuh atasi kulit berminyak.
Polisi ungkap pembobolan gudang pipa di Banguntapan, Bantul. Pelaku asal Lamongan gasak brankas berisi Rp57 juta.
Gempa magnitudo 7,8 di Mindanao Filipina tewaskan 61 orang, ribuan terluka, dan ratusan ribu warga terdampak bencana.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi pantau SPMB 2026 di Semarang, pastikan lancar, tanpa titip-menitip, dan sistem berjalan aman.
Harga Pertamax naik membuat pekerja di Jogja tetap pilih BBM non subsidi meski antre Pertalite makin panjang di SPBU.