Imunisasi Anak Sekolah di Gunungkidul Tembus 96,8%, Penyisiran Masih Berlanjut
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Direktur Utama BPD DIY, Santoso Rohmad (kanan nomor 2) saat menyerahkan simbolisasi bantuan kunci sepeda motor ke Bupati Gunungkidul, Sunaryanta di TBG, Senin (24/10/2022)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—BPD DIY menyalurkan bantuan tiga motor operasional untuk memaksimalkan potensi pendapatan pajak di Gunungkidul. Selain motor, bank pelat merah ini juga telah menyalurkan dana CSR di Gunungkidul sebesar Rp1,08 miliar.
Direktur Utama BPD DIY Santoso Rohmad mengatakan pihkanya berkomitmen membantu Pemkab Gunungkidul dalam mengotimalkan pendapatan dari pajak daerah. Guna menunjang operasional, Bank BPD DIY memberikan bantuan tiga unit sepeda motor trail ke Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).
“Mobil sudah pernah diberikan, sekarang mintanya motor sehingga kami berikan,” kata Santoso kepada wartawan di sela-sela penyerahan bantuan CSR di Taman Budaya Gunungkidul, Senin (24/10/2022).
Menurut dia, fasilitas motor trail yang diberikan akan sangat membantu dalam upaya sosialisasi, pengecekan hingga penarikan pajak di masyarakat. Ini dikarenakan motor lebih fleksibel dan efisien karena bisa menjangkau lokasi yang jauh dan terpencil.
“Petugas bisa menggunakan kendaraan ini untuk transportasi ke lapangan,” katanya.
Santoso mengungkapkan CSR dari BPD DIY tidak hanya tiga motor trail. Di tahun ini sudah disalurkan dana sebesar Rp1,08 miliar untuk kepentingan pemberdaan masyarakat. “Ini bentuk komitmen dan partisipasi kami dalam upaya pembangunan di Gunungkidul. Mudah-mudahan ke depannya, perokonomian dapat terus tumbuh sehingga upaya mengoptimalkan pendapatan dari sektor pajak bisa terus ditingkatkan,” katanya.
Kepala BKAD Gunungkidul Sri Suhartanta (sebelumnya ditulis Suhartanto) berterima kasih atas bantuan CSR dari BPD DIY. Tiga motor baru sangat bermanfaat untuk memaksimalkan potensi pajak di Bumi Handayani.
Dia mengatakan berbagai cara terus dilakukan agar PAD bisa dimaksimalkan. Selain memberikan kemudahan dalam sarana pembayaran, juga ada pemberian penghargaan bagi wajib pajak.
Salah satunya diberikan kepada kapanewon dan kalurahan yang dapat membayar PBB tepat waktu. Total ada empat kapanewon dan 55 kalurahan yang bisa lunas pajak ini.
“Ada peningkatan. Tahun lalu hanya ada dua kapanewon dan 44 kalurahan. Kami juga memberikan undian lima motor bagi wajib pajak dari PBB yang beruntung,” katanya.
Selain itu, ada penghargaan untuk wajib pajak lainnya seperti pajak hiburan dan restoran. “Ada sepuluh jenis pajak yang kami kelola. Kami terus berupaya mengoptimalkan pendapatan karena di tahun ini ditarget pendapatan asli daerah sebesar Rp251 miliar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Abujapi DIY menyiapkan 21 asesor untuk menguji kompetensi sekitar 14.000 Satpam demi memperkuat keamanan pariwisata dan investasi.
Pemerintah Kabupaten Klaten mengalokasikan anggaran melalui APBD Perubahan 2026 untuk sejumlah program prioritas. Salah satunya penanganan sampah di TPA
Sebanyak 35 provinsi diberi ruang untuk membawa dan menawarkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masing-masing dalam pameran
PSS Sleman membidik tiga poin saat menjamu Madura United di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (12/9/2026), setelah kalah dari Bali.
Menhan AS Pete Hegseth berjanji menuntaskan perang dengan Iran saat menghadiri peringatan 25 tahun serangan 11 September di Pentagon.