Advertisement

Nascom 2022 Himakom UNY Hadirkan Sujiwo Tejo sebagai Pembicara Utama

Media Digital
Rabu, 09 November 2022 - 06:27 WIB
Budi Cahyana
Nascom 2022 Himakom UNY Hadirkan Sujiwo Tejo sebagai Pembicara Utama Suasana National Symposium of Communication Science (Nascom) 2022 yang mengundang Budayawan Sujiwo Tejo sebagai pembicara utama pada Selasa (8/11/2022) di auditorium kampus UNY. - Harian Jogja

Advertisement

SLEMAN - Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Yogyakarta (Himakom UNY) menyelenggarakan National Symposium of Communication Science (Nascom) 2022 yang mengundang Budayawan Sujiwo Tejo sebagai pembicara utama pada Selasa (8/11/2022) di auditorium kampus setempat. Sujiwo Tejo yang menjadi narasumber mengupas tema pokok mengenai peran komunikasi terhadap kemanusiaan di era digital. 

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNY, Lantip Diat Prasojo yang membuka acara tersebut mengatakan kegiatan semacam Nascom 2022 penting diselenggarakan oleh Program Studi (Prodi) yang ada di kampus itu. Apalagi dengan resminya UNY berstatus sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) dari yang semula PTN Badan Layanan Umum (BLU), akan menjadikan kampus lebih leluasa dalam mengevaluasi kinerja Prodi. 

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

"Pengelolaan kampus jadi lebih fleksibel dengan status PTN-BH. Artinya pembukaan dan penutupan Prodi baru jadi wewenang kampus. Kami ke depan akan melihat bahwa Prodi mana yang langsung terserap dengan dunia usaha dan dunia industri, kita juga pertimbangkan Prodi yang kurang terserap, saat ini masa tunggu kita itu dua bulan terserap ke dunia kerja. Jadi dengan status PTN-BH ini harapannya bisa kian berkembang," kata Lantip. 

Menurutnya, rata-rata para mahasiswa yang masuk dan diterima di UNY merupakan golongan generasi Z dan generasi alfa. Mereka telah lebih familiar dengan perkembangan teknologi informasi dan hal ini tentu akan disesuaikan pula dengan perubahan dari sisi kurikulum dan tenaga pengajar agar bisa mengakomodir perubahan zaman serta kebutuhan dunia kerja dan dunia usaha termasuk perkembangan teknologi informasi. 

"Seiring dengan perubahan itu, kami  akan coba mengakomodasi semuanya. Harapannya lulusan UNY bisa seperti lulusan Akpol dan AU, jadi begitu lulus langsung bekerja. Bedanya mereka kan sekolah dinas, ketika lulus langsung kerja. Tentunya di UNY kan banyak guru besar yakni sebanyak 10 persen dari seluruh dosen yang ada, dengan model pendidikan yang beda dengan Akpol dan AU, ya saya berharap ke depannya UNY bisa lulusannya langsung terserap di dunia kerja," pungkas Lantip. (***)

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Mahasiswa UGM Sukses Gelar Gerakan Cinta Lingkungan dan Sadar Konservasi di Desa Wisata Nglanggeran

News
| Senin, 05 Desember 2022, 10:17 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement