Advertisement
Nascom 2022 Himakom UNY Hadirkan Sujiwo Tejo sebagai Pembicara Utama
Suasana National Symposium of Communication Science (Nascom) 2022 yang mengundang Budayawan Sujiwo Tejo sebagai pembicara utama pada Selasa (8/11/2022) di auditorium kampus UNY. - Harian Jogja
Advertisement
SLEMAN - Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Yogyakarta (Himakom UNY) menyelenggarakan National Symposium of Communication Science (Nascom) 2022 yang mengundang Budayawan Sujiwo Tejo sebagai pembicara utama pada Selasa (8/11/2022) di auditorium kampus setempat. Sujiwo Tejo yang menjadi narasumber mengupas tema pokok mengenai peran komunikasi terhadap kemanusiaan di era digital.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNY, Lantip Diat Prasojo yang membuka acara tersebut mengatakan kegiatan semacam Nascom 2022 penting diselenggarakan oleh Program Studi (Prodi) yang ada di kampus itu. Apalagi dengan resminya UNY berstatus sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) dari yang semula PTN Badan Layanan Umum (BLU), akan menjadikan kampus lebih leluasa dalam mengevaluasi kinerja Prodi.
Advertisement
"Pengelolaan kampus jadi lebih fleksibel dengan status PTN-BH. Artinya pembukaan dan penutupan Prodi baru jadi wewenang kampus. Kami ke depan akan melihat bahwa Prodi mana yang langsung terserap dengan dunia usaha dan dunia industri, kita juga pertimbangkan Prodi yang kurang terserap, saat ini masa tunggu kita itu dua bulan terserap ke dunia kerja. Jadi dengan status PTN-BH ini harapannya bisa kian berkembang," kata Lantip.
Menurutnya, rata-rata para mahasiswa yang masuk dan diterima di UNY merupakan golongan generasi Z dan generasi alfa. Mereka telah lebih familiar dengan perkembangan teknologi informasi dan hal ini tentu akan disesuaikan pula dengan perubahan dari sisi kurikulum dan tenaga pengajar agar bisa mengakomodir perubahan zaman serta kebutuhan dunia kerja dan dunia usaha termasuk perkembangan teknologi informasi.
"Seiring dengan perubahan itu, kami akan coba mengakomodasi semuanya. Harapannya lulusan UNY bisa seperti lulusan Akpol dan AU, jadi begitu lulus langsung bekerja. Bedanya mereka kan sekolah dinas, ketika lulus langsung kerja. Tentunya di UNY kan banyak guru besar yakni sebanyak 10 persen dari seluruh dosen yang ada, dengan model pendidikan yang beda dengan Akpol dan AU, ya saya berharap ke depannya UNY bisa lulusannya langsung terserap di dunia kerja," pungkas Lantip. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
IRGC Tegaskan Selat Hormuz Tak Ditutup, Hanya Dikendalikan Iran
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Pemkot Jogja Resmi Larang Bus Pariwisata Parkir di TKP Senopati
- Masalah THR Lebaran di Bantul Muncul, 1 Kasus Naik ke DIY
- Suara Ibu Indonesia Desak Negara Lindungi Aktivis dari Teror Air Keras
- Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo 15 Maret 2026, Tarif Rp8.000
- Jadwal KRL Solo ke Jogja Minggu 15 Maret 2026, Tarif Rp8.000
Advertisement
Advertisement







