Otentik Konkret Jadi Tagline Hari Jadi ke-270 Kota Jogja
Pemkot Jogja Luncurkan Tagline "Otentik Konkret" untuk Hari Jadi ke-270, Diawali Kerja Bakti di 270 Titik
Aktivitas SPTA Girikerti Turi, Sleman yang dibangun dengan danais melalui Program Kalurahan Mandiri Budaya./Istimewa
JOGJA—Program Kalurahan Mandiri Budaya yang digulirkan Pemda DIY dengan dimotori Paniradya Kaistimewan DIY bersama dinas terkait terbukti mampu memacu perekonomian warga dan meningkatkan pendapatan asli desa. Miliaran dana keistimewaan DIY digelontorkan pada kalurahan mandiri budaya di DIY untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pada 2022 ini setidaknya ada 18 kalurahan mandiri budaya dengan jumlah anggaran berbeda-beda setiap kalurahan dengan rata-rata di atas Rp1 miliar. Total danais yang digelontorkan untuk 18 kalurahan ini sebesar Rp19,6 miliar. “Kalau pada tahun pertama rata-rata hanya Rp1 miliar, tetapi untuk tahun ini [2022] sudah di atas Rp1 miliar setiap kalurahan mandiri budaya,” kata Paniradya Pati Paniradya Kaistimewan DIY Aris Eko Nugroho, Kamis (10/22).
Belasan kalurahan ini masyarakat mendapatkan manfaat dari unit-unit usaha serta pengembangan potensi yang dapat memacu perekonomian warga. Warga pun ikut merasakan manfaat dari bergulirnya program ini.
Aris menambahkan salah satu contohnya di Girikerto, Turi, Sleman yang sudah menjadi kalurahan mandiri budaya. Warga di kelurahan ini berusaha untuk mengembangkan potensi yang ada, di mana terdapat sumber daya mata air yang melimpah di kelurahan ini. Melalui bantuan keuangan khusus danais, kemudian dibangun Stasiun Pengisian Tangkir Air (SPTA) pada 2022 yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas operasionalnya. Hasilnya mampu menggerakkan perekonomian warga hingga meningkatkan pendapatan asli desa.
“Girikerto sudah ada SPTA berkiatan dengan pengisian air, PADesnya meningkat karena satu tangki Rp20.000, setiap hari minimal 50 tangki, mereka sudah dapat PADes yang lebih dibandingkan sebelumnya, sebelum ada program ini tidak ada aktivitas ini. Sekarang ini sudah mendapatkan, ada potensi pendapatan meningkat dari sebelumnya,” katanya.
Tak hanya Girikerto, masih banyak kalurahan lain yang mendapatkan manfaat yang sama sesuai dengan potensi masing-masing. Contoh lain, kalurahan yang mengembangkan wisata dengan difasilitasi danais melalui penambahan berbagai fasilitas sehingga dapat meningkatkan jumlah kunjungan. Sejalan dengan itu berbagai usaha kecil tumbuh di kawasan tersebut.
Lurah Girikerto Sudibyo Dewobroto dalam berbagai kesempatan mengungkap salah satu sumber daya di kelurahannya adalah sumber daya air yang melimpah. Dengan adanya Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Danais melalui Kalurahan Mandiri Budaya tersebut, akhirnya warga bisa memanfaatkan dan menjalankan usaha sendiri lewat SPTA. Mengingat sebelumnya sumber daya air tersebut dikelola pihak ketiga. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja Luncurkan Tagline "Otentik Konkret" untuk Hari Jadi ke-270, Diawali Kerja Bakti di 270 Titik
Harga telur anjlok di bawah Rp20.000/kg, peternak Jogja rugi hingga Rp6.000/kg dan membagikan lebih dari 1.000 ayam gratis.
Kemnaker mencatat 43.805 pekerja terkena PHK sepanjang Januari-Juli 2026. Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah PHK tertinggi
DLH Kota Jogja memeriksa air sumur warga sekitar pabrik kulit PT Sinar Obor. Hasil pemeriksaan diperkirakan keluar dalam tujuh hari.
Kanwil Ditjen Imigrasi DIY membuka layanan Pasporia di Alun-Alun Wates. Layanan paspor di ruang publik ini akan diperluas ke Bantul dan Kulon Progo.
Kemenag segera menyalurkan BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II 2026 senilai Rp4,1 triliun untuk 83 ribu lembaga pendidikan.