Tumpahan Bensin Berujung Kebakaran di Gunungkidul, Rp70 Juta Melayang

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Sabtu, 12 November 2022 22:07 WIB
Tumpahan Bensin Berujung Kebakaran di Gunungkidul, Rp70 Juta Melayang

Kebakaran di Tepus, Gunungkidul, Sabtu (12/11/2022)./Ist

Harianjogja.com, JOGJA-Kebakaran terjadi di Kapanewon Tepus, Gunungkidul, Sabtu (12/11/2022) sore. Peristiwa tersebut bermula dari percikan api yang muncul dari kipas angin dan menyambar tumbahan bensin.

Dalam informasi yang diberikan Kapolsek Tepus AKP Jarwanto, kebakaran tersebut melanda sebuah toko penjahit di Padukuhan Pacungan, Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus. Peristiwa terjadi pukul 16.15 WIB.

"Telah terjadi Kebakaran pada saat isi bensin tumpah menyambar kipas angin yang menimbulkan percikan api terus kemudian langsung menyambar tabung gas di toko penjahit bapak Suratijo di Padukuhan Pacungan Rt 005 RW 018 Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus," tulisnya dalam sebuah keterangan yang diterima Harianjogja.com, Sabtu (12/11/2022). 

Ia menjelaskan kronologi kejadian bermula saat Suratijo sedang mengisi bensin untuk dijual eceran. Pada saat mengisi bensin tersebut bensin tumpah dan mengenai kipas angin yang menyala.

Baca juga: Jalan Perwakilan Jadi Pintu Masuk JPG Malioboro, PKL Harus Pindah

Kemudian korban akan mematikan kipas angin yang sedang dinyalakan tetapi tiba-tiba percikan api keluar dari kipas angin tersebut dan menyambar bensin yang tumpah.

Tidak berhenti di situ, api langsung menyambar gas yang ada di sekelilingnya.

Petugas dari Polsek Tepus dan Pemadam Kebakaran langsung mendatangi lokasi dan memadamkan api. Sekira pukul 17.30 WIB api berhasil dipadamkan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun kerugian ditafsir mencapai Rp70 Juta. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online