Advertisement

Terdampak Kenaikan BBM, Komunitas Ojol Dibantu Sembako

Sunartono
Selasa, 15 November 2022 - 11:47 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Terdampak Kenaikan BBM, Komunitas Ojol Dibantu Sembako Penyaluran bantuan sembako kepada komunitas ojol di Kota Jogja, Senin (15/11/2022). - Ist.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Driver Ojek Online (Ojol) di Kota Jogja membagikan ratusan paket sembako kepada keluarga ojol yang membutuhkan bantuan ekonomi akibat terdampak kenaikan BBM. Mereka menyasar keluarga driver ojol yang sedang sakit maupun berstatus janda karena suami meninggal dunia.

Ketua Komunitas Ojol Solusi Kota Jogja Handrianto menjelaskan pembagian sembako itu bekerja sama dengan Polda DIY dengan menyasar masyarakat kurang mampu terutama keluarga driver ojol di Kota Jogja. Melalui aksi sosial tersebut sebagai bentuk kepedulian untuk bersama-sama meringankan beban di tengah kondisi ekonomi saat ini. Adapun keluarga ojol yang menerima di antaranya mereka yang sedang sakit dan tidak bisa narik, kemudian janda dari suami driver yang meninggal dunia. Salah satu titik pendistribusian bantuan sembako tersebut dilakukan di Wirobrajan, Kota Jogja.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

“Sasaran kami adalah keluarga rekan-rekan kami ojol yang membutuhkan, karena banyak juga yang sedang sakit, serta driver meninggal dunia karena kecelakaan. Semua kami sasar untuk meringankan setiap beban keluarga ini,” katanya, Selasa (15/11/2022).

Handri mengatakan di tengah kenaikan BBM saat ini ojol memang harus menanggung beban cukup berat, sehingga bantuan sembako menjadi momentum tepat untuk meringankan beban. Di sisi lain, ia berharap keamanan dan ketertiban Jogja bisa terus terjaga dengan baik. Mengingat ojol bekerja di jalanan selama 24 jam seringkali lebih dahulu menyaksikan aksi kejahatan jalanan terutama saat malam hari.

Baca juga: Harga Minyak Dunia Naik Lagi

“Oleh karena itu kami mendukung ketika deklaras kamtibmas, bahwa ketika Jogja ini aman, maka kami dalam bekerja juga merasa nyaman ketika bekerja di lapangan,” ujarnya.

Panit Subdit Ekonomi Direktorat Intelkam Polda DIY Iptu Gatot Wahyu Wijaya menyatakan komunitas ojol memang cenderung rentan terhadap beragam persoalan di lapangan. Dalam beberapa kejadian, ojol ada yang berselisih dengan pihak warung makanan hingga kekecewaan terhadap kantor penyedia jasa aplikasi yang digunakan. Meski demikian ia apresiasi karena sebagian besar mampu menyelesaikan persoalan secara bijak.

"Termasuk mungkin kecewa dengan kebijakan pemerintah seperti kenaikan harga BBM, sedangkan tarif ojol tidak naik. Melalui bantuan ini harapannya bisa meringankan beban mereka di tengah kesulitan ekonomi dan kami siap memberikan pendampingan,"ujarnya.

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Oyo Hotels akan PHK 600 Karyawannya

News
| Senin, 05 Desember 2022, 10:57 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement