CLASSY Modifest 2026 Jogja Tampilkan Karya Kreator Lokal dan Perempuan
CLASSY Modifest 2026 di Yogyakarta menampilkan karya modifikasi kreator lokal, meningkatnya peserta perempuan, dan kolaborasi seni.
Pelatihan yang digelar Biro Bina Pemberdayaan Masyarakat (Bermas) Setda DIY di Kalurahan Pengkol, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul./Istimewa
GUNUNGKIDUL—Desa Pengkol di Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, memiliki potensi desa wisata yakni di Gunung Genter. Dengan berbagai keunggulan dan keunikannya Gunung Genter, rencananya akan dijadikan desa wisata. Pengelolaan desa wisata itu bakal dilakukan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kalurahan Pengkol.
Pendirian BUMDes itu bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian desa. Saat ini, BUMDes di Kalurahan Pengkol masih dalam kategori dasar, sehingga masih membutuhkan pendampingan dan bimbingan untuk bagaimana cara merintis dan mengelola BUMDes.
Dalam rangka meningkatkan potensi BUMDes di Kalurahan Pengkol, Biro Bina Pemberdayaan Masyarakat (Bermas) Setda Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar pelatihan Badan Usaha Milik Desa atau Kalurahan di Kalurahan Pengkol, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul.
Dalam acara yang digelar di Kantor Pemerintah Kalurahan Pengkol itu sebanyak 30 orang hadir. Hadir juga Staf Ahli DPRD DIY, Anisa Herdaningtyas; Penggerak Swadaya Masyarakat Biro Bermas Setda DIY, Murti Maharani; Lurah Pengkol, Agus Sunarjo, dan praktisi dari Syncore, Azfa Mutiara Ahmad Pabulo, serta pengelola BUMDes Kalurahan Pengkol.
Murti Maharani menjelaskan fungsi dari Bermas salah satuyan memberikan pembinaan dan pelatihan BUMDesa di DIY. Dengan adanya pembinaan itu akan menambah wawasan, ketrampilan, dan bisa meningkatkan ilmu. “BUMDesa Kalurahan Pengkol ini masih dalam kategori dasar. Mereka masih butuh pendampingan dan bimbingan,” katanya, Senin (12/12/2022).
Lurah Pengkol, Agus Sunarjo, menjelaskan BUMDes di wilayahnya masih dalam tahapan merintis. Kalurahan, kata Agus, memberikan dukungan ke BUMDes dengan memberikan anggaran Rp50 juta pada tahun depan. “Jadi ini lokasi kita di Gunung Genter, ke depanya akan dijadikan lokasi wisata yang mengandung sejarah menurut masyarakat sekitar,” katanya.
Master Trainer Dari Bumdes.Id, Azfa Pabulo, menjelaskan Kelurahan Pengkol punya potensi banyak, salah satunya adalah pertanian, dan perkebunan. “Untuk meningkatkan BUMDes Pengkol, kita memerlukan kolaborasi dan sinergi,” katanya. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
CLASSY Modifest 2026 di Yogyakarta menampilkan karya modifikasi kreator lokal, meningkatnya peserta perempuan, dan kolaborasi seni.
Perkuat Sinergi untuk Pendidikan Unggul dan Bisnis Berkelanjutan Melalui Kepedulian Sosial dan Kebersamaan
Prabowo Subianto dan PM India Narendra Modi disambut ratusan pelajar dan warga di Sleman saat menuju Candi Prambanan, Rabu.
BRIN menargetkan Satelit NEO-1 meluncur Januari 2027. Satelit observasi bumi ini memiliki TKDN 65% dan mendukung pemetaan hingga mitigasi bencana.
BKKBN menyebut mayoritas generasi muda Indonesia tetap ingin menikah dan memiliki anak, meski terkendala faktor ekonomi dan perumahan.
Pertamina Patra Niaga memberhentikan awak mobil tangki BBM yang viral merokok saat bertugas karena melanggar prosedur keselamatan HSSE.