Fenomena Sekolah Sepi Murid, Akademisi Dorong Evaluasi Berbasis Data
Akademisi UMY menilai fenomena bangku kosong SPMB 2026 dipicu faktor demografi dan mutu pendidikan, bukan sekadar popularitas sekolah.
Pasar malam Tugu Jogja Expo. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat memberikan respons terkait pelaksanaan pasar malam Tugu Jogja Expo (TJE) yang berlokasi di jalur Sumbu Filosofi Kota Jogja tepatnya Jalan Mangkubumi. Sebagaimana diketahui pasar malam TJE tidak diberikan izin oleh Pemkot Jogja karena berada di kawasan Sumbu Filosofi.
Penghageng KHP Nitya Budaya GKR Bendara memberikan komentar secara netral terkait kemelut pasar malam di Kawasan sumbu filosofi yang tidak mendapatkan izin. Menurutnya di satu sisi Pemkot Jogja tentu memiliki alasan yang kuat untuk tidak memberikan izin. Apalagi lokasi tersebut merupakan Kawasan cagar budaya. Akan tetapi, terpenting dapat dikomunikasikan karena kegiatan tersebut juga untuk meningkatkan dampak perekonomian.
BACA JUGA : Pasar Malam TJE di Area Sumbu Filosofi Malioboro
“Itu pihak ketiga [swasta], mungkin ada pertimbangan memang menjadi pemikiran pemerintah Kota Jogja, tetapi saya sih kalau memang itu area cagar budaya tentunya harus kita lindungi. Tetapi kalau memang ada kegiatan perputaran ekonomi itu juga bagus, bagaimana keduanya bisa difasilitasi,” kata Bendara di sela-sela kegiatan Gebyar Karya UPPKA, Kamis (15/12/2022).
Ia mengatakan kegiatan seperti pasar malam memang menyasar pasar domestik dan membuat perputaran uang cukup baik. Menurutnya agenda cagar budaya Unesco tentu jangan sampai menutup perputaran ekonomi. Namun di sisi lain pelestarian kawasan cagar budaya harus tetap berjalan.
“[Pasar Malam] Itu istilahnya ngopeni uang receh karena perputarannya kecil tetapi banyak. Tinggal ketemu saja ujungnya bagaimana. Agenda cagar budaya atau Unesco ini jangan sampai akhirnya nanti menutup pintu perputaran ekonomi. Tinggal dimusyawarahkan saja,” ujarnya.
BACA JUGA : Pasar Malam di Dekat Malioboro Disebut Tak Berizin
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Akademisi UMY menilai fenomena bangku kosong SPMB 2026 dipicu faktor demografi dan mutu pendidikan, bukan sekadar popularitas sekolah.
Harianjogja.com, JOGJA—Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY memprediksi inflasi di DIY hingga akhir 2026 tetap terkendali dan berada dalam kisaran sasaran
Prabowo menjelaskan Prabowonomics sebagai arah kebijakan ekonomi yang berlandaskan Pasal 33 dan 34 UUD 1945.
Kemenkes mengingatkan bahaya adiksi digital bagi kesehatan jiwa remaja dan mengajak keluarga membatasi penggunaan gawai.
Kemendikdasmen mengalokasikan Rp90 triliun memperbaiki 71.000 sekolah dan memperkuat pembatasan gawai untuk melindungi anak.
Bulog telah menyerap 3,5 juta ton setara beras hingga 24 Juli 2026 atau 87 persen dari target nasional 4 juta ton.