Dewan Soroti Ketimpangan Pembangunan Antarkapanewon di Gunungkidul
DPRD Gunungkidul mendorong RTRW baru untuk memangkas ketimpangan pembangunan antarkapanewon, termasuk akses jalan, air bersih, listrik, dan investasi.
Foto ilustrasi./Antara Foto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Gunungkidul diguncang gempa Bumi dengan magnitudo 3,0 pada Kamis (22/12/2022) sekitar pukul 12.58 WIB. Meski demikian, banyak warga yang tidak merasakan aktivitas kegempaan ini.
Berdasarkan keterangan tertulis dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) lokasi gempa berada 8.98 lintang selatan dan 110.36 bujur timur atau berada di sisi barat daya Gunungkidul dengan jarak sekitar 113 kilometer. Adapun pusat gempa berada di kedalaman sekitar 24 kilometer.
Salah seorang warga Wonosari, Heri Prastawa, mengaku tidak merasakan gempa yang terjadi di wilayah Gunungkidul. Ia mengetahui kabar ini melalui media sosial.
“Saya sedang ngobrol dengan teman, saat buka gawai tahu-tahu ada informasi gempa di Gunungkidul. Jadi, memang saya tidak merasakannya,” katanya, Kamis siang.
Hal senada diungkapkan oleh Hendro, salah seorang warga Kalurahan Karangduwet, Paliyan. Informasi gempa diterima lewat pesan berantai dari grup WA.
Meski lokasinya berada di wilayah Gunungkidul, ia mengaku tidak merasakan adanya getaran gempa di rumahnya. “Kebetulan sedang di rumah, tapi tidak ada getaran sama sekali,” katanya.
BACA JUGA: Dentuman Keras pada Kamis Siang di Gunungkidul Masih Jadi Misteri
Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Gunungkidul Agus Wibawa Arifianto membenarkan adanya aktivitas kegempaan di kawasan Gunungkidul. Hal ini terlihat dari data yang dikeluarkan dari BMKG.
Meski demikian, ia mengakui gempa ini tidak dirasakan oleh masyarakat. selain itu, juga tidak ada laporan kerusakan berkaitan dengan kejadian tersebut. “Belum ada laporan berkaitan dengan kerusakan akibat gempa ini,” katanya.
Dia menambahkan alat deteksi gempa di Gunungkidul sudah ada yang terpasang. Salah satunya berada di gedung BPBD Gunungkidul. “Pada saat gempa akan ada deteksi dan secara otomatis mengirimkan data yang terekam ke BMKG,” katanya. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mendorong RTRW baru untuk memangkas ketimpangan pembangunan antarkapanewon, termasuk akses jalan, air bersih, listrik, dan investasi.
Sevilla mengalahkan Valencia 1-0 pada pekan kelima Liga Spanyol lewat gol Juan Iglesias dan naik ke posisi ketiga klasemen.
Wisata edukasi Madukismo mengajak pengunjung naik kereta lawas menyusuri pabrik dan melihat proses tebu hingga menjadi kristal gula.
Sebanyak 17.800 personel gabungan Polda Metro Jaya, Kodam Jaya dan Pemprov DKI mengamankan laga Persija vs Persib di GBK.
Abujapi DIY menyiapkan 21 asesor untuk menguji kompetensi sekitar 14.000 Satpam demi memperkuat keamanan pariwisata dan investasi.
Pemerintah Kabupaten Klaten mengalokasikan anggaran melalui APBD Perubahan 2026 untuk sejumlah program prioritas. Salah satunya penanganan sampah di TPA