Cegah KK Tempel, SPMB SMP di Gunungkidul Perketat Aturan
SPMB SMP Gunungkidul 2026 buka jalur domisili 29 Juni. Aturan diperketat untuk cegah kecurangan KK tempel.
Foto ilustrasi./Antara Foto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Gunungkidul diguncang gempa Bumi dengan magnitudo 3,0 pada Kamis (22/12/2022) sekitar pukul 12.58 WIB. Meski demikian, banyak warga yang tidak merasakan aktivitas kegempaan ini.
Berdasarkan keterangan tertulis dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) lokasi gempa berada 8.98 lintang selatan dan 110.36 bujur timur atau berada di sisi barat daya Gunungkidul dengan jarak sekitar 113 kilometer. Adapun pusat gempa berada di kedalaman sekitar 24 kilometer.
Salah seorang warga Wonosari, Heri Prastawa, mengaku tidak merasakan gempa yang terjadi di wilayah Gunungkidul. Ia mengetahui kabar ini melalui media sosial.
“Saya sedang ngobrol dengan teman, saat buka gawai tahu-tahu ada informasi gempa di Gunungkidul. Jadi, memang saya tidak merasakannya,” katanya, Kamis siang.
Hal senada diungkapkan oleh Hendro, salah seorang warga Kalurahan Karangduwet, Paliyan. Informasi gempa diterima lewat pesan berantai dari grup WA.
Meski lokasinya berada di wilayah Gunungkidul, ia mengaku tidak merasakan adanya getaran gempa di rumahnya. “Kebetulan sedang di rumah, tapi tidak ada getaran sama sekali,” katanya.
BACA JUGA: Dentuman Keras pada Kamis Siang di Gunungkidul Masih Jadi Misteri
Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Gunungkidul Agus Wibawa Arifianto membenarkan adanya aktivitas kegempaan di kawasan Gunungkidul. Hal ini terlihat dari data yang dikeluarkan dari BMKG.
Meski demikian, ia mengakui gempa ini tidak dirasakan oleh masyarakat. selain itu, juga tidak ada laporan kerusakan berkaitan dengan kejadian tersebut. “Belum ada laporan berkaitan dengan kerusakan akibat gempa ini,” katanya.
Dia menambahkan alat deteksi gempa di Gunungkidul sudah ada yang terpasang. Salah satunya berada di gedung BPBD Gunungkidul. “Pada saat gempa akan ada deteksi dan secara otomatis mengirimkan data yang terekam ke BMKG,” katanya. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SPMB SMP Gunungkidul 2026 buka jalur domisili 29 Juni. Aturan diperketat untuk cegah kecurangan KK tempel.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Tarif masuk pantai Bantul sisi barat turun jadi Rp5.000. Pemkab optimistis kunjungan naik dan PAD ikut terdongkrak.
Pendidikan DIY diperkuat melalui kolaborasi daerah, digitalisasi data, dan strategi menekan anak tidak sekolah dalam KPI 2026 di UNY.
Pemkab Klaten luncurkan beasiswa kuliah Rp1 miliar. Bupati Hamenang pastikan akses pendidikan merata bagi warga kurang mampu.
Jadwal KRL Jogja–Solo Kamis 2 Juli 2026 lengkap semua stasiun. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru di sini.