Makna Podhang Ngisep Sari, Ikon Gunungkidul yang Berkibar saat HUT RI
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Foto ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dentuman keras terdengar di Gunungkidul pada Kamis (22/12/2022) sekitar pukul 11.19 WIB.
Salah seorang warga Wonosari, Ridho mendengar suara dentuman yang keras sebanyak satu kali. Pada awalnya, ia mengira ada trafo yang meledak, tapi dentuman ini banyak didengarkan oleh warga yang lain.
“Memang hanya sekali tapi bisa menarik perhatian karena suaranya keras,” katanya, Kamis siang.
Meski demikian, hingga sekarang Ridho mengakui belum tahu apa yang menjadi penyebab sumber dentuman tersebut. “Belum ada kejelasan. Saya coba lihat di Internet juga belum ada penjelasaannya,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Erfanto, salah seorang warga di Kalurahan Putat, Patuk. Ia mengaku mendengar suara dentuman ini.
Setelah mendengarnya, ia mengira suara berasal dari letusan Gunung Merapi. Meski demikian, perkiraan tersebut tidak benar karena tidak ada perubahan aktivitas di gunung tersebut.
“Awalnya mengira adalah letusan gunung, tapi ternyata bukan,” katanya.
Lurah Tambakromo, Ponjong, Sudigdo juga mendengar dentuman tersebut. Suaranya begitu keras karena kaca di balai kalurahan juga ikut bergetar karena dentuman tersebut.
“Mirip suara gemuruh dari letusan Gunung Kelud di 2014 lalu,” katanya.
Menurut dia, dentuman ini sempat menghebohkan warga di Kalurahan Tambakromo. Bahkan, Sudigdo mengakui adanya isu terkait dengan pesawat jatuh di wilayahnya yang berbatasan dengan Kabupaten Wonogiri.
Meski demikian, ia menampik di wilayahnya ada pesawat yang terjatuh karena kondisi tetap aman. “Memang ada isu pesawat jatuh, tapi tidak ada apa-apa,” katanya.
BACA JUGA: Ada Gempa di Gunungkidul, Banyak Warga Tidak Merasakan
Kepala BPBD Gunungkidul, Purwono mengatakan sudah mendengar adanya heboh suara dentuman keras di masyarakat. Adapun suara ini bisa didengar warga mulai dari Semanu, Karangmojo hingga Playen.
“Arahnya memang dari timur. Sebab, semakin ke barat suaranya mengecil,” katanya.
Meski demikian, Purwono mengakui hingga sekarang belum mengetahui secara pasti penyebab terjadinya dentuman yang sampai menarik perhatian masyarakat. “Belum ada informasi sumber suara apa itu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Dana Transfer ke Daerah atau TKD 2027 mencapai Rp735 triliun, naik Rp42 triliun, tetapi masih 20,1% di bawah alokasi 2025.
Bulog menyalurkan beras dan minyak goreng bagi penyintas gempa NTT. Bantuan mencapai 10 ton beras dan 1.000 liter minyak per kabupaten.
Gempa magnitudo 6,2 mengguncang Parigi Moutong. BPBD menyebut belum ada laporan rumah warga rusak, tetapi plafon dan dinding kantor PU terdampak.
Gubernur NTT Melki Laka Lena menetapkan status tanggap darurat gempa selama 14 hari, mulai 15 hingga 28 Agustus 2026.
PLN siagakan 45.000 personel dan cadangan daya 9 GW untuk mengamankan kelistrikan nasional saat HUT ke-81 RI.