Merah Putih Warnai Pasar Ngasem, Wisatawan Dapat Jenang Gratis
Pasar Ngasem semarak HUT ke-81 RI dengan ikat kepala Merah Putih, permainan kemerdekaan, serta jenang dan wingko gratis.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA– Kasus perusakan SMA Bokpri Satu (Bosa) Jogja yang terjadi pada akhir pekan lalu memasuki babak baru. Pihak sekolah disebut telah melaporkan insiden yang menyebabkan dua orang satpam dipukul oleh orang tak dikenal itu ke Polda DIY meski diancam untuk dibunuh.
Ancaman itu dilontarkan oleh sekelompok orang yang melakukan penganiayaan kepada dua orang satpam yang tengah berjaga. Setelah merusak fasilitas sekolah dan mencabut kabel CCTV, kelompok orang tak dikenal tersebut mengancam satpam untuk tidak melaporkan kejadian itu kepada aparat kepolisian.
Kapolresta Jogja Kombes Pol Idham Mahdi mengatakan, korban atau pihak sekolah telah melayangkan laporan ke Polda DIY. Sekolah meminta agar insiden itu diusut tuntas. "Baru dilaporkan di Polda dari korban namun jajaran Reskrim dan Polsek turut serta dalam penyelidikan tersebut," kata Idham, Rabu (28/12/2022).
BACA JUGA: Penemuan Mayat Bayi dalam Plastik Tempat Sampah Gegerkan Warga
Menurutnya, saat ini petugas telah melakukan serangkaian pemeriksaan kepada para saksi. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa para terduga pekaku menggunakan lima unit sepeda motor saat melakukan aksinya. "Dari pemeriksaan saksi ada lima motor dan nanti akan kita kembangkan dan koordinasikan karena Polda yang menangani," jelasnya.
Sementara Jogja Police Watch (JPW) mendesak jajaran kepolisian untuk mengusut tuntas kasus perusakan ruang sekolah dan penganiayaan terhadap petugas keamanan di SMA Bosa Jogja. "Polisi tidak perlu takut terhadap para pelaku perusakan. Siapapun yang terlibat ditindak tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Kasus perusakan di sekolah SMA BOSA Yogyakarta harus diusut tuntas tanpa pandang bulu," ungkap Baharuddin Kamba, Kabid Humas JPW.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasar Ngasem semarak HUT ke-81 RI dengan ikat kepala Merah Putih, permainan kemerdekaan, serta jenang dan wingko gratis.
KAI menghadapi persoalan pembebasan lahan dalam pembangunan jalur kereta baru di Sumatra, Kalimantan, dan Bali.
Pelajar di Kota Jogja didorong tak hanya menggunakan hak pilih, tetapi ikut mengawasi kinerja wakil rakyat dan kebijakan pemerintah.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih melantik 80 pejabat baru. Ia menegaskan pengisian jabatan berdasarkan kinerja dan meritokrasi.
Pembatasan Pertalite disiapkan pemerintah dengan mengacu jenis kendaraan. Desil 10 menjadi sasaran utama kebijakan BBM subsidi.
Lebih dari 200 karya custom otomotif meramaikan Indonesian Custom Show (ICS) 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Jumat-Minggu (21-23/8/2026).