Advertisement

Duh....Sampai Sekarang Teknologi Pengolah Sampah di TPST Piyungan Belum Jelas

Triyo Handoko
Selasa, 03 Januari 2023 - 20:27 WIB
Bhekti Suryani
Duh....Sampai Sekarang Teknologi Pengolah Sampah di TPST Piyungan Belum Jelas Sejumlah armada pengangkut sampah lalu lalang di sekitar TPST Piyungan, Rabu (23/12/2020). Setelah ditutup warga beberapa hari terakhir, kini TPST Piyungan dibuka kembali. - Harian Jogja/Ujang Hasanudin

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Pengelolaan sampah di TPST Piyungan direncanakan menggunakan teknologi modern pada 2027 mendatang. Rencana tersebut tengah memasuki studi kelayakan. Namun, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY belum dapat memastikan teknologi apa yang akan digunakan.

Belum ditetapkannya jenis teknologi pengelolaan sampah TPST Piyungan tersebut berimbas belum bisa ditentukannya juga produk hasil olahannya. “Semuanya masih pengkajian dengan berbagai pihak, karena ini dibiayai pemerintah pusat lewat BUMN dengan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU),” jelas Kepala DLHK DIY Kuncoro Cahyo Aji, Selasa (3/1/2022).

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Kuncoro menjelaskan ada beberapa opsi teknologi yang akan digunakan dalam pengelolaan sampah TPST Piyungan. “Kalau yang alternatif utama sekarang dengan teknologi material biological treatment, kemungkinan besar juga output-nya bukan energi terbarukan atau bahan bakar industri lainnya,” katanya.

Namun, kemungkinan masih terbuka lebar karena belum ada kesepakatan final. “Yang masih akan kami dalami teknologinya dulu, setelah ada baru bisa tahu biayanya sampai manajemen pembagian kewenangannya,” ujarnya.

Kuncoro menjamin akan memilih teknologi pengelolaan yang paling tepat agar penanganan masalah sampah di DIY tertangani maksimal. “Kalau pembiayaannya juga belum tahu nilainya, termasuk skemanyanya apakah dengan perusahan terbuka, konsorsium, atau lainnya belum ditentukan,” ucapnya.

Sambil menunggu kajian teknologi pengelolaan tersebut, jelas Kuncoro, pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemkab dan Pemkot di bawahnya. “Semuanya terkoordinasi dengan baik, nanti kami juga tampung aspirasi kabupaten/kota, prosesnya masih panjang,” terangnya.

BACA JUGA: Sepanjang 2022, Perempuan Tempati Posisi Teratas Korban Kekerasan di Bantul

Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Jogja Ahmad Haryoko juga menanti realisasi penggunaan teknologi mutakhir dalam mengelola sampah TPST Piyungan. “TPST Piyungan masih jadi prioritas kami dalam mengelola sampah, semakin bak teknologinya tentu akan berdampak positif bagi Jogja,” jelasnya, Selasa siang.

Haryoko menyebut pemilahan sampah jadi kunci penanganan sampah apapun itu teknologinya. “Makanya kami juga sudah gerakan masyarakat Jogja untuk sadar pentingnya pemilahan sampah,” katanya.

Meskipun menggunakan teknologi modern, jelas Haryoko, DLH Jogja berharap tarif pembuangan sampah di TPST Piyungan tetap terjangkau. “Karena memang anggaran kami untuk itu juga sedikit, jadi kami berharap juga ada tarif yang terjangkau nantinya meski TPST Piyungan dijalankan dengan teknologi modern,” ujarnya.

Berbagai usaha penanganan sampah, lanjut Haryoko, akan terus dilakukan dinasnya. “Kalau masyarakat sudah terbiasa memilah, nanti kami lanjut program lainnya agar Jogja produksi sampahnya menurun dengan cara apapun, karena memang tidak bisa sepenuhnya mengandalkan TPST Piyungan juga,” ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Simak! Cara Daftar KIP Kuliah 2023

News
| Kamis, 02 Februari 2023, 23:07 WIB

Advertisement

alt

Traveloka Dorong Digitalisasi Pariwisata di DIY

Wisata
| Kamis, 02 Februari 2023, 23:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement