UGM Kenalkan Smart Compost Vessel untuk Olah Sampah Organik di Sleman
UGM kembangkan Smart Compost Vessel di Sleman, ubah sampah organik jadi pupuk cair untuk ketahanan pangan keluarga.
Penyerahan cap tanda tera 2023 di Halaman UPTD Pelayanan Metrologi Legal, Jumat, (13/1/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN — Pemkab Sleman meluncurkan pelayanan kemetrologian 2023. Guna memastikan semua alat Ukur, Takar, Timbang, dan Perlengkapannya (UTTP) sesuai dengan nilai ukurannya dengan melakukan tera/tera ulang alat UTTP.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman, Mae Rusmi Suryaningsih mengatakan tera/tera ulang ini bertujuan untuk menentukan sah atau tidaknya UTTP terutama yang digunakan dalam transaksional perdagangan.
"Serta untuk memastikan ketepatan ukuran dari UTTP yang dipakai sebagai bentuk perlindungan konsumen," ucapnya, Jumat (13/1/2023).
Dia menjelaskan, layanan ini umumnya digunakan di SPBU, SPBE, Tangki Ukur Mobil, Ekspedisi, Jasa Transportasi (Taxi), Pedagang Pasar, Fasilitas Umum seperti rumah sakit, puskesmas, apotek, dan perusahaan yang menggunakan alat ukur dalam berniaga.
Sepanjang 2022, kata Mae, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelayanan Metrologi Legal, Disperindag telah melakukan pelayanan tera/tera ulang di 28 pasar tradisional, sepuluh pasar modern, dua RSUD, empat rumah sakit, satu puskesmas, 15 apotek, empat SPBE, 49 SPBU, 15 pertashop, 11 jembatan timbang, dan 84 meter kadar air. "Total UTTP yang telah ditera ulangkan di tahun 2022 sebanyak 19.737 UTTP," lanjutnya.
BACA JUGA: Penjualan BBM lewat Pertamini di Gunungkidul Bakal Diawasi
Beberapa potensi layanan akan dikembangkan pada 2023, seperti meter parkir dan meter kadar air. Untuk meter parkir Sleman punya potensi UTTP meter parkir elektronik khususnya di mal, pusat perbelanjaan, serta rumah sakit.
Meter kadar air potensinya juga cukup tinggi, karena Sleman merupakan salah satu penghasil komoditas pertanian dan perkebunan. Di mana nilai jual hasil panennya dipengaruhi oleh tingkat kadar air. "Ketepatan dan keakuratan dari meter parkir dan kadar air tersebut sangat penting untuk menjamin kebenaran transaksional."
Asisten Sekretaris Daerah Sleman Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Budiharjo mengatakan kepastian nilai alat UTTP ini sangat penting bagi perlindungan konsumen, karena berhubungan langsung dengan perekonomian masyarakat.
"Ini terkait dengan apa yang diperoleh oleh masyarakat sesuai dengan yang telah dikeluarkannya, agar tidak menjadi suatu kerugian," ucapnya.
Peluncuran layanan ini dilakukan oleh UPTD Pelayanan Metrologi Legal, Disperindag di Halaman UPTD Pelayanan Metrologi Legal Disperindag Sleman sekaligus penyerahan cap tanda tera 2023, Jumat, (13/1/2023)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGM kembangkan Smart Compost Vessel di Sleman, ubah sampah organik jadi pupuk cair untuk ketahanan pangan keluarga.
Belanda disingkirkan Maroko lewat adu penalti di Piala Dunia 2026 dan kini menyamai rekor buruk Spanyol dalam sejarah turnamen.
Pemkab Gunungkidul berencana memindahkan kantor Kapanewon Ponjong ke pinggir jalan nasional karena dinilai kurang strategis.
AS tawarkan hadiah Rp160 miliar untuk informasi peretas diduga Rusia yang menargetkan akun Signal dan WhatsApp pejabat penting.
Maroko lolos 16 besar Piala Dunia 2026 usai kalahkan Belanda. Apa itu Singa Atlas? Simak fakta di balik julukan timnas Maroko yang terinspirasi singa raksasa!
Nadiem Makarim divonis 10 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook Kemendikbudristek di Pengadilan Tipikor Jakarta.