Advertisement

Soal Empat Pelajar Bawa Senjata Tajam Ditangkap Polisi, Bupati Sleman Ingatkan Peran Orang Tua

Lugas Subarkah
Selasa, 17 Januari 2023 - 15:27 WIB
Budi Cahyana
Soal Empat Pelajar Bawa Senjata Tajam Ditangkap Polisi, Bupati Sleman Ingatkan Peran Orang Tua Ilustrasi - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Empat orang pelajar ditangkap polisi di Jalan Pakem-Turi, Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Sleman, Kamis (12/1/2023) lalu lantaran kedapatan membawa senjata tajam (sajam). Orang tua semestinya lebih berperan mencegah kejadian seperti ini.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, menyayangkan peristiwa tersebut. Pasalnya, pada jam tersebut seharusnya pelajar berada di rumah untuk beristirahat karena hari esoknya mereka harus sekolah. "Mereka [pelajar] ditangkap sekitar pukul 00.10 WIB. Itu adalah waktu seharusnya mereka tidur, karena besok sekolah. Kenapa mereka bisa bebas berkeliaran dan sampai membawa senjata tajam, berarti ada yang salah," ujarnya, Selasa (17/1/2023).

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Kustini menilai kejadian ini juga merupakan kelalaian dari peran orang yang tua yang luput mengawasi anaknya. Kejadian seperti itu, menurut Kustini bisa dicegah jika orang tua benar-benar melakukan fungsi pengawasan kepada anak-anaknya.

"Orang tua seharusnya lebih perhatian dengan aktivitas anak-anak, apalagi malam hari. Mereka [orang tua] bisa melarang anaknya untuk keluar karena sudah malam. Apalagi kalau sampai alasannya tidak jelas," katanya.

BACA JUGA: 2 Anak di Berbah Keracunan Chiki Ngebul, Pedagang Akan Dimintai Keterangan

Ia menegaskan Pemkab Sleman masih memberlakukan Instruksi Bupati No. 13/Instr/2022 yang mengatur jam istirahat atau jam malam untuk anak mulai pukul 22.00 WIB. Aturan ini diberlakukan salah satunya untuk menghindarkan anak-anak di Sleman dari tindak kejahatan jalanan. "Aturannya masih jalan. Dalam aturan ini juga sebenarnya melibatkan pemerintah dari kabupaten sampai kalurahan, termasuk orang tua, karena mereka yang paling dekat dengan anaknya. Saya minta ini diperkuat lagi," kata dia.

Kustini mengapresiasi keterlibatan masyarakat yang melaporkan adanya aktivitas mencurigakan dari para anak anak tersebut. "Itu termasuk sebagai upaya jaga warga yang selama ini terus kita galakkan di tiap-tiap padukuhan," ujarnya.

Pada Kamis (12/1/2023) dini hari, sebanyak empat pelajar ditangkap Polsek Pakem dan kedapatan membawa sejumlah sajam meliputi celurit, pedang, dan gir yang diikat dengan tali. Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto, menjelaskan penangkapan ini merupakan tindak lanjut laporan warga di Jalan Pakem-Turi, Purwobinangun, Kapanewon Pakem. "Mereka menantang kelompok pelajar sekolah lain di wilayah Pakem dan Cangkringan," ungkapnya.

Kasus tersebut saat ini ditangani Polresta Sleman. Ia memastikan walau para pelaku masih pelajar, mereka akan tetap diproses sesuai aturan yang berlaku.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Minta Seluruh Kader Kecamatan Menangkan Prabowo, Sekjen Gerindra Klaim Demi Selamatkan Rakyat

News
| Minggu, 05 Februari 2023, 14:17 WIB

Advertisement

alt

Sungai Ini Punya Air Super Jernih, Hingga Perahu yang Melintas Seperti Melayang di Udara

Wisata
| Sabtu, 04 Februari 2023, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement