Advertisement
Ini Jalan Provinsi DIY yang Rusak dan Akan Diperbaiki Tahun 2023

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Terdapat sedikitnya 226,765 kilometer (km) atau 29,820% dari panjang jalan provinsi di DIY yang rusak, baik ringan maupun berat. Tahun ini, perbaikan kerusakan hanya mencakup 8,3 km.
Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY, Wira Sasongko Putro, menyampaikan, setiap tahun pengusulan anggaran untuk rekonstruksi atau rehabilitasi ruas jalan yang sudah rusak selalu diajukan.
Advertisement
“Namun mengingat keterbatasan fiskal APBD DIY, khususnya sejak pandemi Covid-19, maka keseluruhan panjang tersebut belum dapat ditangani,” katanya, Jumat (3/2/2023).
“Tahun 2023 ini, anggaran yang tersedia di Dinas PUP-ESDM DIY untuk penanganan jalan dengan total penanganan ada 8,3 km,” katanya.
Di Kabupaten Sleman, jalan provinsi yang akan diperbaiki meliputi Jalan Denggung-Wonorejo sepanjang 0,5 km, Jalan Wonorejo-Tambakan sepanjang 2 km, di Jalan Kaliurang sepanjang 1,3 km. Anggaran perbaikan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Tematik.
Lalu di Kabupaten Bantul perbaikan ada di Jalan Patuk-Terong sepanjang sepanjang 1,5 km menggunakan APBD.
Di Kabupaten Kulonprogo ada di Jalan Karangnongko-Nagung sepanjang 1,4 km dan Jalan Nagung-Cicikan sepanjang 1,6 km dengan menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik.
Selain itu, Wira menyampaikan ada pula pemeliharaan rutin di seluruh jalan provinsi dengan anggaran sekitar Rp18 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Arus Balik 2025, Terjadi Peningkatan Jumlah Kendaraan di Tol Cipali
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Ini Antisipasi Pengelola Terminal Giwangan Hadapi Puncak Arus Balik
- Hari Ketiga Lebaran, Kendaraan Keluar DIY Meningkat Signifikan
- BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem, BPBD Bantul Minta Warga Waspada
- Mayat Mengapung Ditemukan di Sungai Progo, Kulonprogo
- Arus Balik di Kulonprogo Mulai Meningkat, Ini Rekayasa Lalu Lintas yang Diterapkan
Advertisement
Advertisement