Survei SPPG Bantul Dimulai Akhir September, MBG Dipantau Ketat
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Mario Dandy Satriyo/Twitter
Harianjogja.com, JOGJA—Mario Dandy Satriyo, anak bekas pejabat Direktorat Jenderal Pajak yang tersandung kasus penganiayaan, hanya menjawab singkat saat ditegur warga Timoho, Jogja, karena kebut-kebutan naik moge.
Mario Dandy menghabiskan sebagian masa remajanya di Jogja. Dia mengenyam pendidikan sekolah menengah pertama di SMP Pangudi Luhur I Jogja kemudian meneruskan sekolah di SMA Taruna Nusantara sebelum dikeluarkan. Semasa SMA, Mario Dandy sering pulang ke rumah bapaknya, Rafael Alun Trisambodo, di Jogja.
Rafael adalah eks Kepala Bagian Umum Kanwil DJP Jakarta II yang punya kekayaan tercatat Rp50-an miliar. Gaya hidup keluarga Rafael menjadi sorotan setelah Mario Dandy menganiaya David, anak salah satu pengurus GP Ansor, hingga koma. Di akun medsosnya, Mario Dandy kerap memamerkan kekayaan bapaknya, seperti naik moge.
Kebiasaan Mario Dandy naik moge itu pernah mengganggu tetangganya di Timoho. Warga di seputar kompleks salah satu rumah milik Rafael Alun Trisambodo mengaku hanya beberapa kali bertatap muka dengan anggota keluarga kaya itu saat bertandang ke Jogja.
Beberapa kali Rafael Alun dan keluarganya, termasuk Mario Dandy, mampir ke salah satu rumahnya yang terletak di Jalan Ganesha II bernomor 12 RT 50 RW 5, Kelurahan Muja Muju, Kemantren Umbulharjo Kota Jogja.
Tokoh masyarakat setempat, Sugiharto, Senin (27/2/2023) mengatakan Mario Dandy Satriyo, 20, beberapa kali mampir ke rumah mewah itu saat dirinya bersekolah di SMA Taruna Nusantara Magelang. Saat liburan sekolah, Mario Dandy, selalu berkunjung ke rumah bapaknya.
"Liburan saja mungkin. Anaknya juga sering ke sini. Waktu dulu anaknya [Mario Dandy] kan di SMA Taruna beberapa kali juga ke sini," kata Sugiharto.
BACA JUGA: Mario Dandy Satriyo Lulusan SMP di Jogja, Begini Kesaksian Para Guru tentang Perilakunya
Rumah Sugiharto terletak persis di depan rumah milik Rafael Alun yang berada di sisi selatan jalan. Sugiharto menjelaskan, ia beberapa kali melihat Mario Dandy berkeliling kompleks sambil membawa hewan peliharaan.
"Pernah juga kebut-kebutan lewat jalan sini sambil bawa motor gede. Saya tegur, tapi ya dia cuma bilang 'ya'," kata dia.
BACA JUGA: Bak Istana! Begini Penampakan Rumah Rafael Alun Orangtua Mario Dandy di Timoho Jogja
Sebelum terlibat insiden penganiayaan yang kemudian viral tersebut, Mario Dandy disebutkan pernah sekali berkunjung ke rumah itu. Sugiharto bertemu sekitar Januari silam atau dua sampai tiga pekan lalu.
"Terakhir ketemu pas itu, dia keluar kompleks sambil bawa hewan peliharaan jalan-jalan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
UGM menyiapkan penonaktifan sementara 10 mahasiswa terduga pelaku KBGO di Fakultas Teknik selama 1,5 bulan.
Kopdes Merah Putih akan beroperasi setiap hari, tetapi tidak 24 jam. Agrinas menyiapkan sistem shift untuk mendukung operasional koperasi.
Studi Canva menemukan 98% profesional Indonesia menggunakan AI untuk presentasi, dari mencari ide hingga latihan sebelum tampil.
MK mengabulkan sebagian permohonan uji materi soal informasi kandungan gula, garam dan lemak pada kemasan makanan dan minuman.
DPRD Kulonprogo menyoroti rotasi jabatan di Pemkab dan meminta pejabat baru membuktikan kinerja serta meningkatkan pelayanan masyarakat.