Ribuan Anak Belum Bersekolah, Kapanewon Karangmojo Gaungkan Bocah Pinter
Sebanyak 1.654 anak usia 0-6 tahun di Karangmojo belum mengenal bangku sekolah. Deklarasi Bocah Pinter digelar untuk mendorong PAUD.
Ilustrasi warga mengantre membeli minyak goreng kemasan saat peluncuran Minyakita./Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perdagangan Gunungkidul terus berupaya menjaga harga Minyakita tetap stabil hingga perayaan Idulfitri. Penyaluran dengan menggandeng distributor akan terus dilakukan sehingga harga jual sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).
Kepala Seksi Distribusi Dinas Perdagangan Gunungkidul, Retno Utami, mengatakan Minyakita yang disalurkan ke pasar sebanyak 45.252 liter. Jumlah ini disalurkan ke sejumlah pedagang di Pasar Argosari, Wonosari; Besole; Playen; Semin hingga Semanu. Menurut dia, para pedagang diwajibkan membuat pakta integritas menjual Minyakita sesuai dengan HET sebesar Rp14.000 per liter.
“Hari ini kami salurkan di Pasar Playen sebanyak 7.392 liter,” kata Retno kepada wartawan, Jumat (3/3/2023).
Dinas akan terus berusaha agar tidak ada kelangkaan Minyakita pada saat Ramadan dan Lebaran. Oleh karenanya, upaya operasi pasar akan terus dilakukan.
Namun, dia belum bisa memastikan berapa liter minyak yang akan disalurkan karena harus dikoordinasikan dengan distributor.
“Yang jelas, kami terus berusaha agar harga jual di pasar tetap stabil dan sesuai dengan HET yang tertera dalam kemasan,” ungkapnya.
Salah seorang pedagang di Pasar Playen, Tutik Sugiyarti, mengatakan kelangkaan Minyakita terjadi sejak tiga bulan yang lalu. Ia mengaku sempat mencari hingga ke Kota Jogja agar bisa memiliki stok barang untuk dijual.
“Minyakita memang banyak dicari oleh pembeli karena harganya miring. Dari sisi kualitas tidak kalah dengan minyak kemasan lainnya,” kata Tutik.
Dia berharap keberadaan Minyakita kembali normal dan tersedia dengan mudah agar pembeli tidak kesulitan mendapatkannya. Tutik pun berterima kasih dengan penyaluran yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan Gunungkidul.
Menurut dia, pedagang diminta membuat perjanjian tidak menjual Minyakita di atas Rp14.000 per liter. “Ini yang harus ditaati. Saya akan menjualnya sesuai aturan karena dari distributor harganya di bawah HET sehingga tetap bisa mendapatkan untung,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 1.654 anak usia 0-6 tahun di Karangmojo belum mengenal bangku sekolah. Deklarasi Bocah Pinter digelar untuk mendorong PAUD.
Harga minyak Indonesia mencapai US$91,9 per barel. Suahasil Nazara mengantisipasi kenaikan subsidi dan kompensasi energi yang menekan APBN.
Ditjenpas Jawa Barat memindahkan 120 warga binaan Rutan Depok ke Nusakambangan setelah kasus dugaan pesta sabu mencuat di media sosial.
KBRI Riyadh menyatakan belum ada laporan WNI menjadi korban serangan Bandara King Khalid. Sebanyak 12 orang meninggal dan 309 terluka.
Prabowo dan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi membahas kerja sama perdagangan, investasi, industri pertahanan, serta dukungan untuk Palestina.
Disnaker Sleman mencatat 129 pencari kerja mengikuti Taksi Pekerja pada 2026. Namun, animo masyarakat dalam kegiatan rekrutmen masih minim.