Begal Bokong Teror Wonogiri, Pelaku Ditangkap, Beraksi 4 Kali
Begal bokong di Wonogiri ditangkap kurang dari 5 jam. Pelaku mengaku sudah empat kali beraksi di jalur sepi.
Suzume no Tojimari./IMDb
Harianjogja.com, JOGJA—Setelah sukses dengan Kimi No Nawa (2016) dan Tenki no Ko (2019) yang menarik perhatian baik penggemar maupun non-penggemar anime, kali ini Makoto Shinkai kembali dengan Suzume no Tojimari yang akan tayang Rabu (8/3/2023) ini di seluruh bioskop di Indonesia.
Berkisah tentang seorang gadis SMA asal Kyushu, Jepang bernama Suzume yang bertemu dengan seorang pemuda misterius yang mencari pintu. Pertemuan itu membawa keduanya pada petualangan menutup pintu interdimensional demi mencegah bencana yang melanda Jepang.
Aktris Nanoka Hara menjadi pengisi suara Suzume sang karakter utama, bersama aktor Hokuto Matsumura. Ada pula deretan Seiyuu (sebutan pengisi suara di Jepang) antara lain Ryunosuke Kamiki, Kana Hanazawa, Kotone Hanase, Matsumoto Hakuou II, dan masih banyak lagi.
Laris Manis di Jepang
Pada 11 November 2022 lalu film ini telah tayang lebih dulu di negara asalnya Jepang. Selama 2 bulan penayangan di negeri Sakura film anime berdurasi 122 menit ini telah menjual 10,48 juta tiket.
Baca juga: Jelajah Kulonprogo, Kunjungi 4 Tempat Wisata Ini!
Total Makoto Shinkai berhasil meraup keuntungan sekitar 13.9 miliar yen atau sekitar Rp157,2 miliar pada penayangan perdana di Jepang 11 November 2022 lalu. Film ketiganya yang meraih keuntungan lebih dari 10 miliar yen setelah Kimi No Nawa dan Tenki no Ko.
Plot yang Mirip dengan dua film sebelumnya
Selain sajian animasi yang menyejukkan mata Makoto Shinkai punya kekhasannya sendiri dalam kisah yang ia tuangkan ke dalam karya filmnya. Struktur cerita Suzume no Tojimari mengikuti struktur tiga babak yang serupa dengan Kimi no Nawa dan Tenki no Ko.
Dimana babak pertama menampilkan hal-hal supernatural dan diselingi dengan komedi ringan. Babak kedua, mulai lebih serius setelah secara perlahan ancaman-ancaman mulai terungkap dan tampaknya terselesaikan. Terakhir babak ketiga momen menghadapi konsekuensi tak terduga dan penyingkapan babak kedua oleh pemeran utama sekaligus pahlawan yang berjuang berjuang meraih kembali apa yang telah hilang.
Satu hal yang berbeda dengan film sebelumnya, kisah Suzume terdapat villain yakni Daijin, seekor kucing putih yang membuat penonton bertanya-tanya dan menambah kesan misterius pada film.
Berasal dari gabungan kisah mitologi Jepang
Seperti halnya Indonesia negara Jepang kerap kali dilanda gempa bumi besar maupun kecil. Dalam film ini banyak menampilkan gempa bumi dimana pada kisah mitologi Jepang gempa tersebut disebabkan oleh naga dan belut raksasa disebut namasu yang berkeliaran di bawah tanah dan menyebabkan gempa bumi. Makoto Shinkai memilih cacing tanah raksasa sebagai penggambaran dari namasu ini.
Jepang juga percaya bahwa kucing mampu membawa manusia ke alam atau dunia lain, yang dihadirkan sebagai Daijin pada film. Kucing juga diyakini pembawa keberuntungan dan perlindungan, salah satu alasan patung maneki-neko–inspirasi bentuk asli Daijin–banyak ditemui di Jepang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Begal bokong di Wonogiri ditangkap kurang dari 5 jam. Pelaku mengaku sudah empat kali beraksi di jalur sepi.
Prancis pertimbangkan gugatan hukum terhadap Israel usai insiden kekerasan terhadap aktivis flotilla bantuan Gaza.
Kemendikdasmen kucurkan Rp2 miliar bangun SD Muhammadiyah 2 Sorong yang rawan banjir, perkuat pendidikan di wilayah 3T.
PDHI dan AFKHI gelar safari nasional sosialisasi RUU Kedokteran Hewan, dorong regulasi komprehensif berbasis One Health.
Menkeu Purbaya optimistis target pendapatan negara 2026 tercapai. Coretax dan AI dorong kinerja pajak dan bea cukai meningkat.
Stadion Kansas City jadi venue penting Piala Dunia 2026. Simak jadwal lengkap fase grup hingga perempat final.