Advertisement

Transaksi Capai Miliaran, Penggemar 'Thrift' Baju Bekas di Jogja Merambah ke Anak-anak

Sunartono
Sabtu, 24 Desember 2022 - 13:37 WIB
Budi Cahyana
Transaksi Capai Miliaran, Penggemar 'Thrift' Baju Bekas di Jogja Merambah ke Anak-anak Sejumlah pengunjung berdatangan di Jogja Thrift Market 3 hari pertama di JEC, Jumat (23/12/2022). - Harian Jogja/Sunartono.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJAPotensi transaksi fesyen thrift atau pakaian bekas di Jogja mencapai miliaran dalam setiap event. Penggemar pakaian bekas impor saat ini sudah merambah tidak hanya anak muda namun juga anak-anak dan dewasa.

Penyelenggara Jogja Thrift Market #3 Sapto Daryono menjelaskan pasar thrift di DIY terus berkembang seiring dengan jumlah penggemar yang kian meluas.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Jika sebelumnya fesyen jenis ini hanya tren di kalangan anak muda, namun selama beberapa tahun terakhir justru meluas pada dewasa dan anak-anak. Hal ini tidak lepas dan tren fesyen thrift yang tidak hanya di nasional, namun juga menjadi tren di skala internasional.

BACA JUGA: Resmi Ditutup, Jogja Thrift Market 2022 Raup Rp4,6 Miliar

“Jadi thrift [fesyen bekas] ini tidak hanya tren di sini saja tetapi juga internasional, tren ini yang membuat potensi pasar di Jogja terus meluas. Bahkan saat ini merambah ke anak-anak banyak yang memakai,” katanya di sela-sela pembukaan Jogja Thrift Market #3 di JEC, Jumat (23/12/2022).

Hal itu dibuktikan dengan banyaknya fesyen thrift untuk anak yang juga banyak terjual dalam setiap event. Alasan banyaknya penggemar karena barang dibeli berkualitas namun bisa didapatkan dengan harga cukup murah. “Pengamatan kami thrift ini sudah semua segmen usia, booming-nya luar biasa,” katanya.

Ia mengatakan pada Jogja Thrift Market #2 pada September 2022 lalu nilai transaksi menembus angka Rp5,8 miliar. Adapun pada Jogja Thrift Market #1 digelar April 2022 lalu meruap Rp4,6 miliar. Nominal ini membuktikan bahwa peminat fesyen barang bekas dengan merek tertentu sangat digandrungi masyarakat. Oleh karena itu pada event Jogja Thrift Market#3 yang digelar sejak Jumat (23/12/2022) hingga Selasa (27/12/2022) ditarget mencapai angka transaksi Rp8 miliar.

“Dengan jumlah pengunjung kami perkirakan sekitar 80.000 orang, hari pertama saat pembukaan sudah mulai penuh, mereka mencari barang berkualitas dengan harga cukup murah,” katanya.

BACA JUGA: Baju Bekas Impor Miliaran Rupiah Dibakar, Pedagang Awul

Sapto mengatakan pada event kali ini tercatat ada 254 stan yang menjual khusus barang second hand. Jumlah itu di luar stan kuliner yang mencapai puluhan. Jumlah itu lebih banyak dibandingkan event pertama hanya 152 tenan dan kedua hanya 201 tenan secara keseluruhan.

“Agar kualitas tetap terjaga maka kami memberikan aturan penjualan untuk pakaian pria minimal Rp50.000 dan pakaian kategori wanita minimal Rp30.000. agar pasar tetap terjaga secara merata, selain itu sebelumnya kami melakukan kurasi terhadap para peserta,” ucapnya.

Salah satu pengunjung Jogja Thrift Market #3 Alvin mengatakan membeli barang bekas karena sebagian besar masih tampak seperti baru. Selain itu rata-rata berasal dari merek terkenal, namun bisa dibeli dengan harga murah.

“Biasanya saya beli yang sepatu kalau ada dengan harga terjangkau, selain itu jaket juga pernah. Saat ini banyak teman-teman yang menggunakan juga,” kata mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Jogja ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Angka Kemiskinan di Kabupaten Magelang Turun 0,82 Persen

News
| Rabu, 01 Februari 2023, 14:57 WIB

Advertisement

alt

Seru! Ini Detail Paket Wisata Pre-Tour & Post Tour yang Ditawarkan untuk Delegasi ATF 2023

Wisata
| Rabu, 01 Februari 2023, 14:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement