Asian Games 2026: Leica Raih Medali Perunggu, Ghozi Jadi Finalis Menembak
Leica Al-Humaira Lubis meraih perunggu Asian Games 2026, sementara Kanurian Al Ghozi menembus final Men’s 10m Air Rifle.
Ilustrasi saluran irigasi./JIBI-Solopos
Harianjogja.com, BANTUL—Dari total panjang jaringan irigasi tersier dan kuarter di Bantul yang mencapai 1,2 juta meter, sekitar 40% di antaranya ternyata belum dibangket.
"Sekarang panjang jaringan irigasi tersier dan kuarter sekitar 1,2 juta meter se-Bantul, dan yang telah dibangket sekitar 55 sampai 60 persen, jadi masih banyak yang belum kami bangket," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DPKP) Bantul, Joko Waluyo, Kamis (23/3/2023).
Oleh karena itulah, Pemkab terus berupaya memperbaiki dan memasang bangket pada saluran-saluran tersebut melalui program Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) maupun kegiatan pembangunan di instansi lain.
"Seperti tahun ini kami sudah mulai kerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi melalui program padat karya infrastruktur, jadi ada yang selain untuk cor jalan, kegiatan juga untuk rehabilitasi jaringan irigasi," katanya.
Selain itu, kata dia, Pemkab Bantuk juga mengusulkan perbaikan jaringan irigasi Bantul ke pemerintah pusat dengan dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara [APBN] melalui kegiatan rehabilitasi PSP (Prasarana dan Sarana Pertanian).
BACA JUGA: DIY Punya Perda Irigasi Baru yang Lebih Akomodatif untuk Petani
Sementara itu, Kepala Dusun Nglaren, Kalurahan Potorono, Kapanewon Banguntapan, Ari Cahyo Wibowo mengatakan, di wilayah pedukuhannya terdapat lahan pertanian seluas 24 hektare, yang dalam kegiatan budi daya padi, sangat membutuhkan sarana jaringan irigasi memadai.
Namun demikian, kata dia, jaringan irigasi pertanian di daerahnya sebagian sudah mengalami kerusakan dan tidak dapat berfungsi mengalirkan air ke lahan pertanian dengan baik. "Di sini saluran irigasi sudah sangat tua, banyak kerusakan baik itu bangket sudah rusak, rembes ke mana-mana, sehingga air sudah tidak ke jalur irigasi, tapi melebar lewat rembesan itu," katanya.
Pihaknya juga sudah mengajukan ke pemerintah daerah setempat agar ada perbaikan jaringan irigasi, agar pengairan lahan pertanian bisa lebih maksimal. "Terakhir diperbaiki itu pada 2019 tetapi di saluran tersiernya. Padahal, sudah banyak ada sedimentasi dari tanah itu sangat mengganggu, dan masih ada juga saluran irigasi belum terbangun, atau terbangket," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Leica Al-Humaira Lubis meraih perunggu Asian Games 2026, sementara Kanurian Al Ghozi menembus final Men’s 10m Air Rifle.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Selasa 22 September 2026 tersedia mulai 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 22 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif flat Rp8.000.
Propam Polresta Jogja menetapkan Aipda S sebagai terduga pelanggar kasus Alkid dan mengamankannya di Patsus untuk pemeriksaan.
Nusantara Explorer segera hadir sebagai kereta wisata KAI. Simak fasilitas, kapasitas, progres kesiapan, dan gambaran harga tiketnya.
Influenza tipe A belum ditemukan di Jogja. Hasto meminta puskesmas memperkuat skrining dan rujukan pasien bergejala berkepanjangan.