Bulog Bantu Penyandang Disabilitas Kembangkan Usaha melalui RPK Mandiri di Yogyakarta
erum BULOG memberikan dukungan modal usaha kepada 30 penyandang disabilitas di Kota Yogyakarta melalui program BULOG Peduli RPK Mandir
Paniradya Pati Paniradya Kaistimewan DIY Aris Eko Nugroho - Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Program Padat Karya Jogja Istimewa kembali digulirkan pada 2023 ini menggunakan dana keistimewaan DIY. Program ini menyasar kalurahan untuk pembangunan fisik dan dapat meningkatkan perekonomian warga. Selain warga ikut menjadi pekerja pembangunan, hasil pekerjaan fisik juga berdampak positif bagi warga.
Paniradya Pati Kaistimewaan DIY Aris Eko Nugroho menjelaskan program padat karya istimewa Kembali digulirkan pada 2023 ini dengan didanai dana keistimewaan menyasar sebanyak 117 titik kalurahan. Setiap titik padat karya tersebut diberikan Rp175 juta. Program tersebut diharapkan tidak sekadar menghasilkan bentuk fisik bangunan, namun juga mampu mendongkrak ekonomi masyarakat sekitar.
“Harapan kami padat karya istimewa ini tidak sekadar membuat jalan saja tetapi ada tujuan tertentu di balik itu misalnya untuk mendukung aktivitas wisata dan ekonomi,” kata Aris belum lama ini.
Selain itu melalui padat karya tersebut dengan anggaran yang telah diberikan diharapkan pula ada tambahan hasil fisik. Karena melalui program ini banyak masyarakat tergugah ingin membantu baik secara moral maupun material untuk mendukung pembangunan desanya. “Jadi misalnya dengan anggaran itu bisa untuk memperbaiki jalan sepanjang 100 meter misalnya, karena banyak peran serta masyarakat hasil akhirnya bisa lebih dari 100 meter,” katanya.
Aris menambahkan program padat karya ini ada dua pola yaitu BKK Kalurahan sehingga anggaran langsung ke Kalurahan dan padat karya uang digelar melalui program pada OPD Disnakertrans DIY. Meski demikian penanggungjawab kedua jenis padat karya ini adalah Disnakertrans DIY.
Pekerja dari program ini semuanya dari warga sekitar sehingga dapat meningkatkan perekonomian mereka. “Harapannya seperti pekerja tukang yang sedang menganggur bisa ikut program ini sehingga ada pekerjaan dan mendapatkan manfaat,”
Padat karya Jogja Istimewa ini berjalan sejak tahun 2021 dengan menyasar awalnya sebanyak 104 titik. Pada 2023 ini kemudian ditingkatkan menjadi 117 titik. Bentuk fisik pun sangat bermacam, selain membangun jalan, ada yang berupa talut dan lain-lain.
“Bentuk pembangunannya sesuai dengan kebutuhan warga dan harapannya dapat berdampak pada tujuan tertentu seperti mengembangkan tempat wisata,” ujarnya.
Dukuh Tegalsari Kalurahan Ngargosari Kulonprogo Mustohal mengapresiasi digulirkannya program Padat Karya Jogja Istimewa di dusunnya. Program tersebut di dusunnya untuk membangun jalan cor blok sepanjang 1.200 meter. Jalan tersebut sangat bermanfaat bagi warga desa sebagai akses dari satu dusun ke dusun lain, bahkan untuk wisatawan.
“Karena jalan yang dibangun lewat padat karya Jogja Istimewa ini juga dilewati oleh wisatawan yang akan menuju ke puncak Bukit Widosari,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
erum BULOG memberikan dukungan modal usaha kepada 30 penyandang disabilitas di Kota Yogyakarta melalui program BULOG Peduli RPK Mandir
Tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand telah terjual lebih dari 55 ribu kursi hingga Sabtu, 3 Oktober 2026.
Kekeringan membuat sekitar 255 hektare lahan pertanian di Prambanan tak ditanami. Petani khawatir gagal panen dan mengalami kerugian.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 4 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Cek jadwal SIM Keliling dan SIM Corner Polda DIY Oktober 2026, lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal KA Bandara YIA 4 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jam keberangkatan YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta layanan Wates.