LBH Jogja Ungkap Kronologi Bentrok Malioboro hingga Tugu Jogja
LBH Jogja mengungkap dugaan awal kericuhan Malioboro pada 28 Oktober 2026, termasuk serangan terhadap demonstran dan pengerahan polisi.
Ilustrasi jalan tol. Pembangunan Tol Jogja Solo Seksi III atau Tol Jogja YIA di Kulonprogo membutuhkan lahan hingga lebih dari 3 juta meter persegi./Pixabay
Harianjogja.com, KULONPROGO—Jadwal konsultasi publik Tol Jogja Solo Seksi III atau Tol Jogja YIA di Kabupaten Kulonprogo akan dirilis pada awal bulan April. Dibutuhkan lahan sedikitnya 3 juta meter persegi untuk Tol Jogja Solo di Kulonprogo.
Kepala Seksi Pengendalian Pertanahan Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY, Ajie Mardana, mengatakan jawatannya masih harus berkoordinasi dengan pejabat pembuat komitmen (PPK) pengadaan tanah.
“Kami masih mau mengkoordinasikan [jadwal konsultasi publik] dengan PPK pengadaan tanah. Jadi jadwal itu dari tim dan PPK pengadaan tanah,” kata Ajie dihubungi pada Selasa (28/3/2023).
Selain PPK, Ajie menambahkan tim tersebut terdiri dari beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) Pemda DIY, pemerintah kabupaten, camat, dan lurah. Konsultasi publik Tol Jogja YIA setidaknya akan dilangsungkan pada awal April. “Setidaknya jadwal konsultasi itu ada di akhir Maret atau awal April,” katanya.
Jalan Tol Jogja YIA akan memiliki lebar 3,6 meter, lebar bahu luar 3 meter, lebar bahu dalam 1,5 meter, dan lebar median 5,5 meter. Jalan tersebut tersebut akan dibangun dengan rigid pavement atau beton.
BACA JUGA: Setelah Dipakai Fungsional di Lebaran, Tol Jogja Solo Resmi Dibuka Tahun Depan
Tol Jogja YIA yang akan membentang sepanjang 38,57 kilometer dari Gamping sampai Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA) tersebut memiliki empat pintu keluar tol yaitu di Gamping, Sentolo, Wates, dan YIA. Selain itu, rest area juga akan didirikan dengan tipe A dan tipe B.
Dengan panjang tol tersebut, setidaknya luas tanah yang dibutuhkan dalam pembangunan Tol Jogja YIA mencapai sekitar 5.033.696 meter persegi dengan jumlah bidang yang dibutuhkan mencapai sekitar 6.173 bidang baik dari Kulonprogo, Bantul, dan Sleman.
Di Kulonprogo, sebanyak 3.335 bidang tanah dengan luasan mencapai 3.443.166 meter persegi akan terkena proyek tol. Jumlah tersebut tersebut tersebar di enam kecamatan dan 18 kalurahan.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembebasan Lahan Tol Jogja Solo, Dian Ardiansyah, mengatakan bahwa jadwal konsultasi publik masih menunggu kesepakatan antara PPK dengan Dispertaru DIY.
“Jadwal konsultasi publik belum keluar dari Dispertaru DIY. Kami masih membahasnya. Semoga akhir Maret atau awal April dapat keluar jadwalnya,” kata Dian dihubungi pada Selasa (28/3/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LBH Jogja mengungkap dugaan awal kericuhan Malioboro pada 28 Oktober 2026, termasuk serangan terhadap demonstran dan pengerahan polisi.
Polda Metro Jaya menangkap 27 orang dalam penggerebekan Kampung Bahari. Polisi menyita sabu, ganja, ekstasi, mesin cetak pil, dan senjata api.
Veda Ega Pratama finis kedua Moto3 Malaysia 2026 di Sepang. Pembalap asal Gunungkidul itu kini naik ke posisi tujuh klasemen.
Polresta Sleman menyita 833 botol miras ilegal selama Oktober 2026. Razia menyasar warung, tempat usaha hingga gudang penyimpanan.
Oase Malioboro hadir sebagai destinasi wisata baru di Jogja dengan pertunjukan seni, budaya Jawa, teknologi imersif, dan ruang hijau.
Simulasi UMP 2027 jika naik 9,5% menempatkan upah minimum Jogja sebesar Rp2,64 juta. Cek proyeksi 38 provinsi lainnya.