Pemda DIY Belum Terbitkan SE Baru Hantavirus, Warga Diminta Waspada
Pemda DIY belum menerbitkan SE baru terkait hantavirus. Dinkes tetap meningkatkan pengawasan dan mengimbau warga menerapkan PHBS.
Suasana di Terminal Giwangan masih sepi pemudik, Rabu (5/3/2023). Anisatul Umah/Harian Jogja./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, JOGJA—Menjelang pertengahan puasa Ramadan, Terminal Giwangan belum menunjukkan peningkatan aktivitas. Jumlah bus yang keluar masuk masih sama dengan hari-hari biasa. Berdasarkan pantauan Harianjogja.com, aktivitas di terminal masih lengang.
Petugas Pelayanan Terminal Giwangan, Evak Nurwakhid memperkirakan peningkatan jumlah penumpang akan terjadi pada Sabtu, (15/4/2023) pekan depan. Sementara puncak kepadatan diperkirakan pada 19-20 April 2023, karena mudik gratis baru dimulai pada 19 April 2023.
"Peningkatan akhir pekan depan, kalau sekarang belum ada peningkatan sama sekali masih sama dengan puasa-puasa hari biasa. Pekan pertama dan kedua puasa biasanya memang lengang," ucapnya, Rabu (5/4/2023).
Biasanya penumpang akan banyak turun di Terminal Giwangan pada dini hari sekitar pukul 01.00 - 02.00 WIB karena mereka berangkat dari Jakarta sore hari. Lalu supir akan istirahat setengah hari dan balik ke Jakarta sekitar pukul 12.00 - 17.00 WIB.
Baca juga: Jelang Lebaran Permintaan Telur di Sleman Justru Menurun, Ini Penyebabnya
"Regulerannya memang begitu, dari tahun ke tahun sama, ramainya dini hari. Kecuali kalau ada bus tambahan," jelasnya.
Pada April 2023 rata-rata bus yang masuk Terminal Giwangan 350-400 armada. Pada arus mudik tahun ini jika ramai diperkirakan bisa menembus 500 armada per hari. Evak mengatakan sejak pandemi Covid-19 banyak perusahaan bus yang gulung tikar, sehingga belum bisa dipetakan lebih detail.
"Tahun lalu mulai ada yang bangkit tapi belum seperti pra pandemi. Pra pandemi bisa 900-an. [sebabnya turun] komplikasi ya karena pandemi ya karena saingan transportasi."
Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Giwangan, Bekti Zunanta menyebut kondisi terminal giwangan masih sepi. Dia memprediksi lonjakan akan terjadi pada H-10 lebaran. Peningkatannya diperkirakan sebesar 40 persen.
"Selama Ramadan belum terjadi lonjakan bus. Diperkirakan mendekati H-10. Puncaknya kami menargetkan tanggal 21 April 2023," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY belum menerbitkan SE baru terkait hantavirus. Dinkes tetap meningkatkan pengawasan dan mengimbau warga menerapkan PHBS.
Perencanaan dana kurban sejak dini membantu meringankan beban finansial dan membuat ibadah Iduladha lebih teratur dan tenang.
PT KAI Daop 4 Semarang tutup 6 perlintasan sebidang tidak dijaga sepanjang 2026. Langkah tegas diambil demi menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang.
Google uji coba penyimpanan Gmail gratis 5 GB untuk akun baru. Cara dapat 15 GB penuh: tautkan nomor telepon. Simak detailnya.
Film Hello Kitty garapan Hollywood dijadwalkan tayang 2028 dengan sutradara Moana 2 dan Ultraman: Rising.
TPR lama Parangtritis dibongkar di Bantul, akses wisata dialihkan sementara dan jalur utama ditata ulang untuk kelancaran lalu lintas.