64.059 Peserta PBI APBN di Bantul Nonaktif, Ini Penjelasan Dinsos
Dinsos Bantul mencatat 64.059 peserta PBI BPJS Kesehatan yang dibiayai APBN dinonaktifkan hingga Oktober 2026. Pemkab siapkan anggaran Rp60 miliar.
Foto ilustrasi. /Bisnis Indonesia-Rahmatullah
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul bersama lembaga tripartit di wilayah setempat melakukan pemantauan terhadap penyaluran tunjangan hari raya (THR) di sejumlah perusahaan, Rabu (5/4/2023).
Sedikitnya ada 16 perusahaan besar didatangi dalam rangka menyosialisasikan ketentuan penyaluran THR bagi karyawan.
Kepala Disnakertrans Bantul, Istirul Widilastuti mengatakan pemantauan itu dilakukan selama dua hari, yakni Rabu dan Kamis (6/4/2023) dengan melakukan kunjungan langsung ke sejumlah perusahaan.
Sebanyak 16 perusahaan itu termasuk dalam kategori besar dengan jumlah karyawan mencapai 200 orang lebih.
"Kami tanyakan langsung kesanggupan perusahaan dalam memberi THR kepada karyawan yang kewajibannya telah diatur dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan RI tentang Pemberian THR keagamaan tahun 2023," ujarnya.
Istirul menyebutkan, total ada sebanyak 2.667 perusahaan yang tercatat di wajib lapor di wilayah Bantul.
Seluruh perusahaan itu wajib melaksanakan penyaluran THR kepada pekerja sesuai dengan aturan yang berlaku paling lambat H-7 Lebaran.
Pihaknya tidak ingin kejadian tahun lalu soal penundaan pembayaran THR kembali terulang di tahun ini.
"Tahun lalu ada lima yang menunda pembayaran, tapi sudah selesai semua," ujarnya.
Pihaknya juga membuka kanal konsultasi dan aduan daring terkait dengan penyaluran THR Lebaran 2023 sejak Jumat pekan lalu.
Kanal aduan daring langsung terintegrasi dengan Disnakertrans DIY saat pekerja melaporkan adanya indikasi penundaan penyaluran THR di tempatnya bekerja.
"Sampai sekarang belum ada aduan cuma konsultasi yang banyak," katanya.
Ketua DPC K-SBSI Kabupaten Bantul, Eko Bagus Prayogi menyebutkan pimpinan perusahaan yang ada di Bantul harus membayar THR maksimal paling lambat H-7 sebelum Lebaran 2023.
Selain meminta THR dibayar tepat waktu, Yogi juga mengingatkan kepada perusahaan untuk tidak membayar THR dengan skema dicicil dan wajib dibayar penuh karena hal itu melanggar aturan.
"Sekarang kan sudah tidak lagi pandemi Covid-19, jadi tidak ada alasan terkait dengan penyaluran THR dicicil," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinsos Bantul mencatat 64.059 peserta PBI BPJS Kesehatan yang dibiayai APBN dinonaktifkan hingga Oktober 2026. Pemkab siapkan anggaran Rp60 miliar.
BPOB menggandeng influencer India untuk mempromosikan destinasi wisata Jogja dan Jawa Tengah melalui kunjungan 2–6 November 2026.
Pemkab Gunungkidul menambah Rp5,5 miliar untuk iuran BPJS Kesehatan setelah mereaktivasi 35.413 peserta yang kepesertaannya dibekukan.
Bulog Kanwil Yogyakarta memperkuat penyaluran jagung SPHP dan penyerapan telur untuk membantu peternak ayam petelur skala mikro.
Pesawat Hercules C-130 Australia mulai melakukan water bombing di Samarinda. Sementara itu, Barito Selatan memperpanjang tanggap darurat karhutla.
Pemprov Jateng melibatkan kader posyandu untuk mempercepat registrasi Perlinsos Digital. Saat ini, sekitar 2 juta KK telah terdaftar.