Pemkab Sleman Jamin Pengobatan 6 Korban Tembok Sekolah Ambruk
Pemkab Sleman menjamin biaya pengobatan enam korban tembok sekolah ambruk. Pembiayaan menggunakan JPS hingga Bapel Jamkesos.
Polres, Dispar, dan Dishub Kulonprogo lakukan ramp check jip wisata di sejumlah destinasi wisata di Kulonprogo pada Senin (17/4/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO—Beberapa jip wisata di sejumlah wilayah atau destinasi wisata di Kulonprogo dinilai kurang layak dan aman. Hal itu salah satunya adalah lantaran sabuk pengaman dibiarkan terbuka.
Unit Kamsel Satlantas Polres Kulonprogo, Ipda M. Tauchid mengatakan bahwa pihaknya menggelar ramp check jip wisata dalam rangka menyambut libur Lebaran 2023.
“Kami sudah laksanakan ramp check untuk jip wisata di Kebun Teh Nglinggo, PT. Junior Trans, Pasar Plono dan Omah Cantrik Nanggulan,” kata Tauchid dalam keterangan tertulis, Selasa (18/4/2023).
Hasil dari pemeriksaan tersebut adalah terdapat beberapa kendaraan yang kurang layak untuk digunakan akibat tidak memenuhi persyaratan keselamatan jalan.
BACA JUGA: Disebut Banyak yang Tak Layak Jalan, Ini Tanggapan Pengelola Jip Wisata di Bantul
Rekomendasi yang diberikan penguji kendaraan di Pasar Plono dan Kebun Teh Nglinggo terkait dengan penggantian minyak rem dan wiper.
“Perlunya adanya penggantian ban kendaraan yang kondisinya sudah aus. Selain itu lampu kendaraan, alat keselamatan seperti sabuk pengaman dan roll bar untuk kendaraan masih terbuka. Karena itu perlu dipasang, sehingga dapat bermanfaat untuk mendukung keselamatan,” katanya.
Sementara hasil pengecekan kendaraan di Junior Trans dan wisata kuliner Rumah Cantrik adalah kendaraan penunjang pariwisata dalam kondisi baik.
Tauchid menegaskan bahwa ramp check tersebut dilaksanakan dalam rangka menyiapkan sarana dan prasarana angkutan wisata yang aman, nyaman, dan memenuhi standar keselamatan. Dengan begitu keselamatan para wisatawan terjamin.
“Kami menghimbau kepada pemilik armada yang akan digunakan untuk mendukung wisata, agar memastikan kembali kondisi kendaraan dalam keadaan layak, baik dan berkeselamatan. Sementara kepada para wisatawan jangan segan menegur sopir atau driver apabila dalam mengemudikan kendaraan ugal-ugalan” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menjamin biaya pengobatan enam korban tembok sekolah ambruk. Pembiayaan menggunakan JPS hingga Bapel Jamkesos.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.