4.278 Anak di Sleman Tak Sekolah, Gandheng ATS Resmi Diluncurkan
Sebanyak 4.278 anak di Sleman tercatat tidak sekolah. Pemkab meluncurkan Gandheng ATS berbasis EWS untuk mendeteksi risiko putus sekolah.
Polres, Dispar, dan Dishub Kulonprogo lakukan ramp check jip wisata di sejumlah destinasi wisata di Kulonprogo pada Senin (17/4/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO—Beberapa jip wisata di sejumlah wilayah atau destinasi wisata di Kulonprogo dinilai kurang layak dan aman. Hal itu salah satunya adalah lantaran sabuk pengaman dibiarkan terbuka.
Unit Kamsel Satlantas Polres Kulonprogo, Ipda M. Tauchid mengatakan bahwa pihaknya menggelar ramp check jip wisata dalam rangka menyambut libur Lebaran 2023.
“Kami sudah laksanakan ramp check untuk jip wisata di Kebun Teh Nglinggo, PT. Junior Trans, Pasar Plono dan Omah Cantrik Nanggulan,” kata Tauchid dalam keterangan tertulis, Selasa (18/4/2023).
Hasil dari pemeriksaan tersebut adalah terdapat beberapa kendaraan yang kurang layak untuk digunakan akibat tidak memenuhi persyaratan keselamatan jalan.
BACA JUGA: Disebut Banyak yang Tak Layak Jalan, Ini Tanggapan Pengelola Jip Wisata di Bantul
Rekomendasi yang diberikan penguji kendaraan di Pasar Plono dan Kebun Teh Nglinggo terkait dengan penggantian minyak rem dan wiper.
“Perlunya adanya penggantian ban kendaraan yang kondisinya sudah aus. Selain itu lampu kendaraan, alat keselamatan seperti sabuk pengaman dan roll bar untuk kendaraan masih terbuka. Karena itu perlu dipasang, sehingga dapat bermanfaat untuk mendukung keselamatan,” katanya.
Sementara hasil pengecekan kendaraan di Junior Trans dan wisata kuliner Rumah Cantrik adalah kendaraan penunjang pariwisata dalam kondisi baik.
Tauchid menegaskan bahwa ramp check tersebut dilaksanakan dalam rangka menyiapkan sarana dan prasarana angkutan wisata yang aman, nyaman, dan memenuhi standar keselamatan. Dengan begitu keselamatan para wisatawan terjamin.
“Kami menghimbau kepada pemilik armada yang akan digunakan untuk mendukung wisata, agar memastikan kembali kondisi kendaraan dalam keadaan layak, baik dan berkeselamatan. Sementara kepada para wisatawan jangan segan menegur sopir atau driver apabila dalam mengemudikan kendaraan ugal-ugalan” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 4.278 anak di Sleman tercatat tidak sekolah. Pemkab meluncurkan Gandheng ATS berbasis EWS untuk mendeteksi risiko putus sekolah.
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.