Sindikat Besar Pemalsuan Tinta Epson Dibongkar di Jakarta setelah 18 Bulan Investigasi
Polisi membongkar sindikat pemalsuan tinta Epson di Jakarta setelah investigasi 18 bulan. Lebih dari 20 orang dibawa untuk dimintai keterangan.
Ilustrasi Pemilu 2024 /Freepik
JOGJA—Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DIY menggelar pendidikan politik bagi para difabel yang tergabung dalam Balai Rehabilitasi Terpadu Penyandang Disabilitas (BRTPD), Selasa (9/5/2023) di Hotel Abadi, Sosromenduran, Gedongtengen, Jogja. Acara tersebut digelar dengan tema Menuju Demokrasi Inklusif: Aksesibiltas dan Mendorong Hak Pilih Difabel pada Pemilu 2024.
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY, Siti Ghoniyatun menyampaikan bahwa kondisi fisik dari penyandang disabilitas bukan menjadi masalah untuk mereka dapat mendapatkan hak politiknya baik sebagai pemilih, dipilih, pengawas maupun penyelenggara Pemilu 2024. “Dijamin Undang-Undang Dasar laki perempuan, semua punya hak yang sama secara konstitusional di hadapan hukum,” kata Ghoniyatun.
Selain itu, prinsip aksesibilitas menurutnya menjadi penting agar Dalam seluruh tahapan Pemilu para penyandang disabilitas bisa menjangkau hingga di Tempat Pemungutan Suara(TPS) dimana mereka memilih. Peraturan KPU No.7 2022 maupun 2023 juga telah mengatur terkait hak pilih kepada seluruh warga negara Indonesia (WNI) tanpa ada pengecualian.
Dirinya menyampaikan pentingnya bagi penyelenggara Pemilu untuk menyediakan akses yang layak, aman dan nyaman di Pemilu 2024. “Penentuan TPS harus memberikan akses seluasnya bagi warga negara. Letaknya tidak boleh jauh dan terpencil, harus mudah diakses, tidak boleh memisahkan keluarga di TPS berbeda,” ujarnya.
Ghoni juga meminta para difabel agar turut menyuarakan hak untuk menyampaikan aspirasi. “Bapak ibu jadi tokoh dan narasumber berkaitan dengan demokrasi dan menggunakan hak pilih [di Pemilu 2024], memberikan suara kepada calon yang punya greget memperjuangkan hak termasuk disabilitas,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut sebanyak 40 difabel dari RTPD didampingi oleh fasilitator yang memiliki pengalaman dalam pendidikan politik menyampaikan keterbatasan yang bakal mereka hadapi. Dalam kesempatan tersebut juga didampingi oleh pemandu bahasa isyarat untuk membantu memahami dan menerima informasi dari rekan dan fasilitator. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi membongkar sindikat pemalsuan tinta Epson di Jakarta setelah investigasi 18 bulan. Lebih dari 20 orang dibawa untuk dimintai keterangan.
Target cadangan minyak 60 hari dinilai perlu dicapai bertahap. Pengadaan stok tambahan 40 hari diperkirakan membutuhkan Rp70 triliun.
Pelni memberikan diskon 30% tiket kapal kelas ekonomi untuk keberangkatan 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.
Sebanyak 35 persen kecelakaan di DIY pada 2025 terjadi malam hari. Dishub DIY mengoptimalkan aplikasi Sigap Aset.
Kebakaran garasi bus Damri di Bandung menghanguskan 10 bus dan berdampak pada 13 rumah warga. Satu orang mengalami sesak napas.
Sleman meraih peringkat terbaik I Parasamya Karya Kencana Regional 3 berkat sinergi lintas sektor dalam program GENTING.