Orang Tua Tak Suka Teman Anak? Studi Ungkap Dampak Mengejutkan
Studi terbaru ungkap larangan orang tua pada teman anak bisa merusak persahabatan dan berdampak pada emosi.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo saat menobatkan Dimas Syahrindra Restu dan Diajeng Anja Natalia sebagai Dimas Diajeng Sleman tahun 2023 di Performance Hall FBSB UNY, Jumat (12/5/2023).
Harianjogja.com, SLEMAN—Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menobatkan Dimas Syahrindra Restu dan Diajeng Anja Natalia sebagai Dimas Diajeng Sleman tahun 2023. Penobatan ditandai dengan penyematan selempang di Performance Hall FBSB UNY, Jumat (12/5/2023).
Dalam sambutannya, Kustini mengatakan Dimas Diajeng Sleman akan bertugas sebagai duta budaya, duta pariwisata dan duta Kabupaten Sleman. Mereka diharapkan dapat membawa citra positif Kabupaten Sleman di mana pun berada. Ia juga berharap para finalis Dimas Diajeng Sleman menjadi teladan atau role model dalam bagi anak-anak muda Sleman.
“Saya berharap melalui ajang pemilihan Dimas Diajeng ini akan memunculkan rasa handarbeni, dan semangat pelestarian budaya di kalangan generasi muda Sleman,” ujar Kustini.
BACA JUGA: Dimas Diajeng Terpilih, Ini Harapan Pemda DIY
Dia mengatakan pemilihan Dimas Diajeng Sleman adalah wujud nyata dari upaya pengenalan budaya dan pariwisata bagi generasi muda Sleman khususnya dan DIY. "Para finalis Dimas Diajeng Sleman bahwa mereka akan mengemban tugas yang tidak mudah yakni tugas dan tanggungjawab untuk turut melestarikan dan mengenalkan keunggulan dan potensi pariwisata yang ada di Sleman dan di wilayah DIY," katanya
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Ishadi Zayid mengatakan bahwa pemilihan Dimas Diajeng Sleman adalah event tahunan yang sejatinya di selenggarakan pada tahun genap namun karena pandemi menjadi tahun ganjil. Ia menyampaikan pemilihan Dimas Diajeng Sleman telah melalui banyak tahap dimulai pada bulan Februari hingga Mei atau malam ini.
“Tujuan Pemilihan Dimas Diajeng Sleman ini adalah untuk memberikan pengetahuan wawasan dan ruang untuk generasi muda untuk bagaimana mengaktualisasikan kepribadiannya untuk menjadi teladan bagi generasi muda lainnya,” ujarnya
Pemilihan Dimas Diajeng diikuti 107 peserta yang dipilih menjadi 30 peserta atau 15 pasang yang lolos menjadi finalis. Kemudian dikerucutkan menjadi 5 pasang yang kemudian dipilih menjadi Dimas Diajeng Sleman, Wakil Dimas Diajeng Sleman 1 dan 2, serta Harapan 1 dan 2. Selain itu, juga diumumkan 3 kategori penghargaan yakni Dimas Diajeng favorit, Dimas Diajeng Berbakat dan Dimas Diajeng Persahabatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Studi terbaru ungkap larangan orang tua pada teman anak bisa merusak persahabatan dan berdampak pada emosi.
Persib Bandung resmi juara Super League dan cetak hattrick. Bobotoh rayakan kemenangan meriah di Stadion GBLA.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.
Pemerintah bongkar mafia pangan, dari beras oplosan hingga pupuk palsu. Kerugian rakyat ditaksir puluhan triliun rupiah.
Wapres Gibran dorong digitalisasi sekolah di Papua dan NTT. Fokus pada teknologi pendidikan dan peningkatan skill generasi muda.