Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi, Abu Vulkanik Capai 400 Meter
Gunung Anak Krakatau kembali erupsi Sabtu siang. Kolom abu mencapai 400 meter dan nelayan serta wisatawan diminta menjauh 2 kilometer.
Puluhan kapal milik nelayan diparkir di pinggir aliran sungai bawah tanah di Pantai Baron, Desa Kemadang Tanjungsari. Rabu (17/4/2019)/Istimewa-Dokumen SAR Satlinmas Wilayah II DIY
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul merencanakan pengembangan kawasan pantai selatan, khususnya Pantai Baron untuk mendongkrak pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
BACA JUGA: Nelayan Pantai Baron Panen Teri
Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto di Gunungkidul, Minggu (14/5/2023) mengatakan rencana pengembangan kawasan pantai selatan sesuai dengan arah kebijakan makro yang komprehensif dan berkesinambungan.
"Harapannya manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Lebih jauh, siap menuju Gunungkidul unggul," kata Heri.
Ia mengatakan saat ini, rencana pembangunan kawasan Pantai Baron sedang dibuatkan rencana induk oleh Bappeda.
Hal ini bertujuan agar pembangunan kawasan atau wilayah mengacu pada rencana tata ruang wilayah (RTRW) dan rencana detail tata ruang (RDTR) yang sudah ditetapkan, serta sejalan dengan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten.
Selain itu, pembangunan kawasan Pantai Baron dan pembangunan kawasan pantai selatan tidak merusak, tetap menjaga kelestarian alam, keindahan dan mengedepankan kearifan lokal untuk kemanfaatan bagi masyarakat.
"Rencana induk saat ini sedang dimatangkan di Bappeda," katanya.
Sementara itu, Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Harry Sukmono berharap dengan program pembangunan Kawasan Pantai Baron atau pantai selatan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan dan ekonomi masyarakat.
Hal ini dikarenakan sektor pariwisata sebagai salah satu yang berkepentingan dalam pengembangan pariwisata ke depan, bisa menjadi kolaborasi dan sinergi antarsektor dalam pengembangan kawasan.
"Kami optimistis pengembangan pantai selatan di Gunungkidul akan mendongkrak ekonomi masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Gunungkidul akan meningkat tajam. Sehingga mewujudkan Gunungkidul Unggul dari sektor pariwisata bukanlah hal yang mustahil," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gunung Anak Krakatau kembali erupsi Sabtu siang. Kolom abu mencapai 400 meter dan nelayan serta wisatawan diminta menjauh 2 kilometer.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta menuju Palur lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Komdigi menyalurkan Starlink ke Nagekeo untuk menjaga konektivitas posko bencana dan fasilitas kesehatan pascagempa NTT.
Prabowo meminta edukasi bahaya karhutla diperkuat hingga masyarakat bawah. Pemerintah juga menyiapkan alat berat untuk buka lahan tanpa membakar.
OMC di kawasan IKN dimulai dengan penyemaian 800 kg garam untuk memicu hujan dan menambah cadangan air di tengah musim kemarau.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap Yogyakarta-Palur di sini.