Pemkab Kulonprogo Larang Mobil Dinas Guna Kepentingan Pribadi saat Libur Lebaran
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Sri Hari Wulaningsih, 52, warga Wonosobo menunjukan hoaks pengobatan Ida Dayak di Alun-alun Kidul, Senin (15/5/2023)./Harian Jogja-Triyo Handoko
Harianjogja.com, JOGJA—Puluhan warga luar Jogja mengerubungi Alun-alun Kidul untuk mengikuti pengobatan Ida Dayak, Senin (15/5/2023). Sayangnya informasi pengobatan tradisional tersebut ternyata hoaks.
Salah satu warga luar DIY yang termakan hoaks pengobatan Ida Dayak di Alun-alun Kidul (Alkid) adalah Sri Hari Wulaningsih, 52, warga Wonosobo. “Saya dapat info dari media sosial, ada di Facebook terus ke Whatsapp. Infonya pengobatan Ibu Ida Dayak di Alkid. Tahu info itu dari sebelum puasa, sudah ada tanggalnya di pamflet yang tersebar di media sosial. Katanya pengobatannya 15-22 Mei,” katanya, Senin siang.
Sri ingin mengobati adik suaminya yang lumpuh sejak belasan tahun lalu. “Sudah kami bawa ke rumah sakit, dokter, pengobatan alternatif, tidak sembuh-sembuh sehingga saya berharap sama Ibu Ida Dayak ini,” ujarnya.
BACA JUGA: Puskesmas Depok 1 Sleman Ditembaki Satpam, Motifnya Sakit Hati Dipecat
Datang dari Wonosobo sejak Minggu malam, Sri sudah menunggu di Alun-alun Kidul sejak Senin pagi. “Kalau enggak bisa diobati beliau, duh saya bingung sudah jauh-jauh dari Wonosobo ada lima orang naik mobil ini. Berharap sekali bisa diobati karena dokter dan rumah sakit udah enggak bisa nyembuhin,” jelasnya.
Sri tak sendirian, Suprapto, 48, warga Pekalongan juga akan menunggu Ida Dayak hingga Senin malam ini. "Ini baru sampai Alkid, saya kira udah rame sampe antri ternyata belum ada Ida Dayaknya. Bingung juga ini udah bawa anak saya juga yang sakit lumpuh, nanti saya tunggu sampai malam paling,” katanya, Senin siang.
Suprapto mendapat info pengobatan Ida Dayak di Alun-alun Kidul pada Senin ini dari Youtube. “Dikasih lihat Youtube sama teman katanya sekarang ini pengobatannya. Ternyata belum ada, saya jadi bingung ini,” ujarnya.
BACA JUGA: Pemuda Gunungkidul Tewas Tertembak Senapan Polisi Saat Dangdutan, Ini Kronologinya
Kapolsek Kraton Kompol Theresia DA mengatakan kabar pengobatan Ida Dayak di Alun-Alun Kidul Jogja adalah tidak benar atau hoaks. "Terkait dengan pengobatan Ibu Ida Dayak di Alun-alun Selatan, kami pastikan berita itu adalah berita bohong atau atauhoaks. Tidak ada pengobatan dari Ibu Ida Dayak dari tanggal 15 sampai 22 [Mei 2023] di Alun-alun Selatan," kata Kapolsek Kraton, Senin (15/5/2023).
"Jadi kami mohon kepada bapak ibu, untuk bersedia kembali ke kediamannya masing-masing. supaya tempat ini bisa digunakan untuk keperluan lain. Terima kasih banyak dan mohon maaf. Selamat pagi.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Nanik S. Deyang segera dilantik sebagai Kepala BGN. Pemerintah memastikan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan normal.
Kasus TKD Condongcatur menjadi perhatian Pemkab Sleman. Harda Kiswaya meminta lurah memahami regulasi agar pelanggaran tidak terulang.
Pelaku pencurian rokok di Tomira Sentolo ditangkap polisi. Modusnya mengaku anggota Resmob dan membawa korek api mirip senjata.
Dadan Hindayana beberapa kali menuai kontroversi saat memimpin BGN, mulai susu 2 liter hingga polemik program Makan Bergizi Gratis.
Pemkab Bantul menyiapkan aturan denda bagi pelanggaran bangunan dan tata ruang untuk mendongkrak pendapatan PBG hingga Rp10 miliar pada 2027.