Omzet UMKM Sleman Tembus Rp3,39 Triliun, Ngaglik Teratas
Omzet UMKM di Kabupaten Sleman mencapai Rp3,39 triliun. Lebih dari separuh omzet terkonsentrasi di lima kapanewon, dengan Ngaglik menjadi penyumbang terbesar.
Ilustrasi terminal keberangkatan YIA./Harian Jogja
Harianjogja.com, KULONPROGO—Rencana pendirian terminal tipe C di sekitar kawasan Yogyakarta International Airport (YIA) masih mengambang. Hal itu lantaran adanya pembangunan jalan tol Jogja-Solo.
Padahal keberadaan terminal tersebut dibutuhkan untuk memudahkan akses masyarakat menuju bandara.
Kepala Bidang Angkutan dan Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Kulonprogo, Arif Martono mengatakan rencana pendirian terminal tipe C tersebut utamanya digunakan untuk mengakomodasi kebutuhan moda transportasi menuju YIA.
Sebenarnya, kata dia, pihaknya sudah menutup Terminal Jangkaran. Selain perjanjian sewa tanah sudah selesai, keberadaan terminal Jangkaran dinilai tidak efisien dan ekonomis. "Dari situ kami memikirkan terminal pengganti untuk mengakomodir penumpang yang mau ke YIA,” kata Arif, Kamis (8/6/2023).
BACA JUGA: Catat! Ini Rute Trans Jogja dari Terminal Jombor dan Terminal Condongcatur
Pada 2020 lalu, Dishub melaksanakan studi titik simpul untuk menentukan calon lokasi terminal. Titik lokasi pun sudah didapat, hanya saja belum ada persetujuan terkait kepemilikan lahan. Tegasnya titik tersebut harus paling dekat dengan bandara.
“Tapi kemudian muncul masalah lagi ketika titik pembangunan tol juga belum pasti. Exit tolnya dulu itu belum kelihatan. Waktu itu masih ribet dengan exit toll menuju bandara. Sampai saat ini juga belum ada gambar pastinya. Kami masih menunggu gambar pastinya dari exit toll ke bandara,” katanya.
Dengan begitu, Dishub akan mengkaji ulang terhadap calon lokasi terminal tipe C tersebut. Nantinya, masyarakat turun di terminal tersebut dan akan melanjutkan perjalanan masuk ke bandara menggunakan shuttle.
Arif mengatakan lokasi calon terminal tersebut akan berdiri di wilayah administratif Kalurahan Kebonrejo. “Dengan begitu kami belum sampai ke tahap pendanaan. Setelah itu kan berhitung lagi perencanaan anggarannya dan sumbernya,” ucapnya.
Lebih jauh, Arif mengatakan terminal tipe C di Kulonprogo sampai saat ini tersebar di empat lokasi yaitu di Jagalan, Kalibawang; Ngeplang, Sentolo; Kenteng, Nanggulan; dan Brosot, Galur. Katanya, pembangunan terminal tipe C baru pun masih sebatas rencana.
“Masih ada kemungkinan untuk berubah. Maksud saya, bisa saja nanti sekadar shelter untuk menurunkan penumpang dengan aman sebelum diangkut shuttle,” lanjutnya.
Sementara itu, Manager Humas PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM), Rachmat Jesiman Putra mengatakan bahwa exit toll Jogja-YIA akan dibangun di utara bandara, tepatnya di Kalurahan Kebonrejo, Kapanewon Temon.
“Exit toll-nya akan dibangun dekat Jalan Nasional di depan bandara. Rencananya ada dua jalur, jalur umum dan khusus [menuju YIA]," kata Rachmat, belum lama ini.
Sementara itu, Kepala Seksi Pengendalian Pertanahan Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY, Ajie Mardana menjelaskan tol Jogja-YIA akan melintasi SDN Kebonrejo, TK PKK Mardi Siwi, dan Kantor Kalurahan Kebonrejo, sebelum berujung pada exit toll di utara bandara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Omzet UMKM di Kabupaten Sleman mencapai Rp3,39 triliun. Lebih dari separuh omzet terkonsentrasi di lima kapanewon, dengan Ngaglik menjadi penyumbang terbesar.
Persija Jakarta gelar team launching dan uji coba internasional lawan Brisbane Roar di JIS, 29 Agustus 2026. Skuad dan jersey terbaru diperkenalkan. Cek detail
Mengisi daya HP pakai kabel USB ternyata tak boleh sembarangan. Hindari 5 kesalahan ini agar baterai awet dan proses charging cepat! Cas HP yang benar di sini.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak naik pada Rabu 12 Agustus 2026. Emas Antam 1 gram naik menjadi Rp2,819 juta, sementara UBS Rp2,741 juta
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.