Hasil Pilur PAW Sleman 2026, Ini 5 Calon Peraih Suara Terbanyak
Hasil Pilur PAW Sleman 2026 di lima kalurahan. Andi Suwarno hingga Totok Jaka Suwarta meraih suara terbanyak.
Ilustrasi terminal keberangkatan YIA./Harian Jogja
Harianjogja.com, KULONPROGO—Rencana pendirian terminal tipe C di sekitar kawasan Yogyakarta International Airport (YIA) masih mengambang. Hal itu lantaran adanya pembangunan jalan tol Jogja-Solo.
Padahal keberadaan terminal tersebut dibutuhkan untuk memudahkan akses masyarakat menuju bandara.
Kepala Bidang Angkutan dan Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Kulonprogo, Arif Martono mengatakan rencana pendirian terminal tipe C tersebut utamanya digunakan untuk mengakomodasi kebutuhan moda transportasi menuju YIA.
Sebenarnya, kata dia, pihaknya sudah menutup Terminal Jangkaran. Selain perjanjian sewa tanah sudah selesai, keberadaan terminal Jangkaran dinilai tidak efisien dan ekonomis. "Dari situ kami memikirkan terminal pengganti untuk mengakomodir penumpang yang mau ke YIA,” kata Arif, Kamis (8/6/2023).
BACA JUGA: Catat! Ini Rute Trans Jogja dari Terminal Jombor dan Terminal Condongcatur
Pada 2020 lalu, Dishub melaksanakan studi titik simpul untuk menentukan calon lokasi terminal. Titik lokasi pun sudah didapat, hanya saja belum ada persetujuan terkait kepemilikan lahan. Tegasnya titik tersebut harus paling dekat dengan bandara.
“Tapi kemudian muncul masalah lagi ketika titik pembangunan tol juga belum pasti. Exit tolnya dulu itu belum kelihatan. Waktu itu masih ribet dengan exit toll menuju bandara. Sampai saat ini juga belum ada gambar pastinya. Kami masih menunggu gambar pastinya dari exit toll ke bandara,” katanya.
Dengan begitu, Dishub akan mengkaji ulang terhadap calon lokasi terminal tipe C tersebut. Nantinya, masyarakat turun di terminal tersebut dan akan melanjutkan perjalanan masuk ke bandara menggunakan shuttle.
Arif mengatakan lokasi calon terminal tersebut akan berdiri di wilayah administratif Kalurahan Kebonrejo. “Dengan begitu kami belum sampai ke tahap pendanaan. Setelah itu kan berhitung lagi perencanaan anggarannya dan sumbernya,” ucapnya.
Lebih jauh, Arif mengatakan terminal tipe C di Kulonprogo sampai saat ini tersebar di empat lokasi yaitu di Jagalan, Kalibawang; Ngeplang, Sentolo; Kenteng, Nanggulan; dan Brosot, Galur. Katanya, pembangunan terminal tipe C baru pun masih sebatas rencana.
“Masih ada kemungkinan untuk berubah. Maksud saya, bisa saja nanti sekadar shelter untuk menurunkan penumpang dengan aman sebelum diangkut shuttle,” lanjutnya.
Sementara itu, Manager Humas PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM), Rachmat Jesiman Putra mengatakan bahwa exit toll Jogja-YIA akan dibangun di utara bandara, tepatnya di Kalurahan Kebonrejo, Kapanewon Temon.
“Exit toll-nya akan dibangun dekat Jalan Nasional di depan bandara. Rencananya ada dua jalur, jalur umum dan khusus [menuju YIA]," kata Rachmat, belum lama ini.
Sementara itu, Kepala Seksi Pengendalian Pertanahan Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY, Ajie Mardana menjelaskan tol Jogja-YIA akan melintasi SDN Kebonrejo, TK PKK Mardi Siwi, dan Kantor Kalurahan Kebonrejo, sebelum berujung pada exit toll di utara bandara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil Pilur PAW Sleman 2026 di lima kalurahan. Andi Suwarno hingga Totok Jaka Suwarta meraih suara terbanyak.
Persib memindahkan tiga laga kandang Oktober 2026 ke Si Jalak Harupat karena perawatan GBLA. Persib menargetkan kembali pada November.
Dinkes Kabupaten Magelang membekali 35 petugas Promkes dari puskesmas dan rumah sakit dengan kemampuan memanfaatkan AI dan menulis artikel.
Media Belanda menyoroti drama Timnas Indonesia vs Bangladesh 9-2 yang ditentukan tiga gol pada menit-menit akhir FIFA ASEAN Cup 2026.
Jalan berlubang menjadi salah satu kondisi yang cukup sering ditemui pengendara, terutama ketika melintasi ruas jalan yang sedang diperbaiki dan tidak rata.
Daftar Kapolri dari masa ke masa sejak 1945. Suyudi Ario Seto menjadi Kapolri ke-26 setelah menggantikan Listyo Sigit Prabowo.