Pemkot Yogyakarta Kembali Gelar Bedah Rumah
Pemerintah Kota Yogyakarta kembali menggulirkan program bedah rumah bagi warga kurang mampu, Minggu (17/5/2026).
Koordinator Pelaksana Audisi GBN 2023, Agus Suranto (kedua dari kiri) dalam Sosialisasi Audisi GBN 2023 DIY di Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) DIY, Jumat (9/6/2023)/Ist
JOGJA–Audisi Gita Bahana Nusantara (GBN) 2023 akan digelar pada 8 Juli 2023. Koordinator Pelaksana Audisi GBN 2023, Agus Suranto memaknainya sebagai panggilan bagi putra putri bangsa untuk dapat berpartisipasi dalam perayaan HUT RI tahun ini.
“Dalam audisi ini yang harus kita tekankan bahwa GBN memanggil, dalam arti negara memanggil sosok anak bangsa untuk berpartisipasi, seperti paskibraka. Yang harus dihindari, orientasi terhadap hadiah, walaupun apresiasi itu ada dari daerah,” katanya, dalam Sosialisasi Audisi GBN 2023 DIY di Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) DIY, Jumat (9/6/2023).
Menurut Agus, dengan partisipasi putra putri DIY dalam audisi tersebut, nantinya pemenang audisi dapat mewakili DIY dalam tim paduan suara GBN 2023. Dengan mewakili DIY, dia berharap putra putri DIY tersebut dapat turut mendukung kesuksesan penyelenggaraan GBN 2023 di Istana Negara.
“Ini negara memanggil sosok yang mampu membaca notasi, dan nada, agar konser di Istana Negara berjalan dengan baik,” imbuhnya.
Dia pun berharap para peserta audisi dapat menikmati proses audisi, bukan hanya berorientasi pada kemenangan. Dia pun berharap peserta audisi dapat memaknai proses tersebut sebagai bagian dari pembelajaran di luar kelas. Menurut Agus pengalaman mengikuti GBN tersebut akan menjadi pengalaman berharga bagi setiap peserta.
Menurut Agus, untuk dapat mengikuti seleksi tersebut, peserta perlu memiliki minat yang tinggi, bukan hanya bakat semata.
“Ini dibutuhkan yang punya minat luar biasa, dia bisa tidak punya bakat, tetapi minatnya luar biasa. Maka dia akan terus berlatih,” katanya.
Untuk dapat mengikuti seleksi GBN 2023, dia pun berharap peserta dapat mempersiapkan diri sebelumnya. “Tentang prima vista, kalau anak tidak siap, sama seperti tidak belajar saat ulangan. Bagi yang sudah siap tidak ada sesuatu yang menakutkan, justru kalau kurang menantang dia enggak akan tertarik,” imbuhnya.
Terkait dengan syarat peserta, menurut Agus, apabila peserta telah memenuhi syarat dari segi usia dan KTP, maka peserta dapat mengikuti audisi tersebut. Menurut Agus tidak menutup kemungkinan bagi peserta yang saat ini tidak sedang mengikuti jenjang pendidikan tertentu, misalnya bagi mereka yang telah lulus SMA/SMK, atau yang tidak menempuh pendidikan formal saat ini.
“Kalau dia tidak sekolah, tidak bekerja, mempunyai kemampuan, usianya cukup, ber KTP Jogja silahkan [daftar],” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah Kota Yogyakarta kembali menggulirkan program bedah rumah bagi warga kurang mampu, Minggu (17/5/2026).
Mahasiswa asal Boyolali membawa kabur motor pemuda Sleman bermodus ajak memancing setelah berkenalan lewat TikTok.
DLH Sleman melarang limbah penyembelihan hewan kurban dibuang ke sungai demi mencegah pencemaran lingkungan saat Iduladha.
Microsoft mulai menghapus login OTP SMS dan beralih ke passkey demi meningkatkan keamanan akun pengguna dari ancaman siber.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
Harga BBM dunia melonjak akibat konflik Iran, permintaan mobil listrik di Eropa naik drastis dan ubah pasar otomotif global.