Libur Lebaran Restoran di Kulonprogo Sempat Penuh, Tak Seramai Tahun Lalu
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Sekolah, PPDB - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pendaftaran peserta didik baru atau PPDB tingkat SMA/SMK di DIY dalam proses pengambilan token pendaftaran online, Kamis (15/6/2023). Tahapan pemilihan SMA/SMK pada PPDB 2023 di DIY akan mulai dilakukan serentak pada Senin (19/6/2023) mendatang.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY Didik Wardoyo mendorong para siswa untuk mendaftar ke sekolah terdekat rumahnya. “Agar lebih nyaman dalam pembelajaran dan mengantisipasi adanya sekolah yang kekurangan siswa. Sekarang sekolah di DIY itu kualitasnya sudah merata semua,” jelasnya, Kamis.
Disdikpora DIY sudah mempersiapkan PPDB ini dengan melakukan pembukaan pengunggahan dokumen-dokumen pendaftaran yang dilakukan siswa selama 5-8 Juni lalu. Sementara pembukaan proses pemilihan sekolah akan dilakukan serentak pada semua jalur yang disediakan, meliputi zonasi wilayah, afirmasi, perpindahan penduduk, dan prestasi.
Pemerataan kualitas pendidikan, jelas Didik, dibuktikan dengan banyaknya SMA/SMK yang mengikuti olimpiades sains. “Dulu itu sebelum PPDB zonasi, sekolah yang ikut olimpiades sains hanya itu-itu saja di DIY, sekitar 30an SMA/SMK. Sekarang kami menerima 100an proposal SMA/SMK untuk pendampingan olimpiades sains, artinya sekolah-sekolah di pinggiran ini sekarang sudah bersaing dan kualitasnya meningkat dibanding sebelumnya,” terangnya.
BACA JUGA: Sultan HB X Siapkan Apresiasi Khusus untuk Putri Ariani
Selain meningkatnya jumlah SMA./SMK yang mengikuti olimpiade sains, Didik juga membuktikan kualitas pendidikan sudah merata dengan banyaknya siswa lulusan sekolah pinggiran yang diterima di perguruan tinggi negeri. “PPDB zonasi ini sudah menghasilkan lulusan, seperti tahun ini banyak juga sudah yang diterima ke kapus-kapus negeri dari sekolah pinggiran, artinya sudah merata” tegasnya.
Meratanya layanan pendidikan di DIY tersebut, lanjut Didik, menggugurkan pandangan umum sekolah favorite karena hampir semua SMA/SMK kualitasnya sudah merata. “Untuk itu kami mendorong agar bersekolah di dekat rumah saja dengan mendaftar pada PPDB tahun ini,” ujarnya.
Namun, Didik juga mempersilakan jika ingin bersekolah di luar wilayah atau jauh dari rumahnya. “Ini juga kami persilahkan, kami fasilitasi dengan membuka PPDB jalur prestasi,” katanya.
Mengantisipasi adanya SMA/SMK yang tidak memenuhi kuota siswa saat PPDB nanti, Didik akan mengkoordinasikan dengan berbagai pihak. “Tindakan afirmasi untuk sekolah-sekolah pinggiran tentu akan kami lakukan, seiring waktu keterpenuhan kuota juga semakin baik. Bagi nanti siswa yang tidak diterima dalam PPDB, kami akan rekomendasikan ke sekolah yang kuotanya belum terpenuhi,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Cristian Chivu sukses membawa Inter Milan meraih double winner Serie A dan Coppa Italia musim 2025/2026.
Canva resmi menghadirkan fitur Canva Offline yang memungkinkan pengguna tetap edit desain tanpa koneksi internet.
Kemlu RI mengecam tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0 dan terus mengupayakan pembebasan WNI yang ditangkap.
Talud Sungai Gajah Wong di Bantul ambrol dan mendekati jembatan. DPRD DIY mendesak penanganan darurat sebelum musim hujan tiba.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.