6 Jembatan Garuda Rampung di Gunungkidul, Ini Lokasinya
Enam Jembatan Garuda telah selesai dibangun di Gunungkidul. Infrastruktur ini disiapkan untuk memperkuat akses warga, terutama saat musim hujan.
Baur SIM Aiptu Aris Puji Yuana saat menerangkan berkaitan dengan ujian praktik untuk mendapatkan SIM baru di Satpas Polres Gunungkidul./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jajaran Satpas Polres Gunungkidul masih menunggu instruksi lanjutan berkaitan dengan syarat pengurusan surat izin mengemudi atau SIM. Untuk mempermudah dalam ujian praktik, polisi telah menyediakan tempat latihan di seluruh kapanewon.
Baur SIM, Satpas Polres Gunungkidul, Aiptu Aris Puji Yuana mengatakan, berdasarkan Peratuan Polisi No.2/2023 ada beberapa persyaratan baru berkaitan dengan pengurusan SIM. Salah satunya melampirkan sertifikat mengemudi dan kartu BPJS.
Meski demikian, ia mengakui pelaksana masih dalam proses karena harus dilakukan sosialisasi terlebih dahulu. Selain itu, untuk sertifikat mengemudi juga harus dilakukan akreditasi terhadap lembaga atau tempat kursus mengemudi.
“Tentunya kami siap melaksanakannya, tapi kepastian masih menunggu instruksi,” katanya.
Aris mengungkapkan terus berupaya memberikan layanan yang terbaik. Ia tidak menampik selama ini ada keluhan berkaitan dengan ujian praktik guna mendapatkan SIM baru.
Hal itu disebabkan ada peserta ujian yang gagal. Untuk masalah ini, ia mengakui sudah memberikan solusi dengan menyediakan tempat latihan. Adapun lokasinya sudah tersebar di seluruh kapanewon di Gunungkidul.
“Sudah ada di 18 kapanewon di Gunungkidul. Masyarakat bisa memanfaatkannya untuk latihan sebelum melaksanakan ujian praktik,” katanya.
Aris mengungkapkan, tempat latihan ada yang berada di halaman polsek maupun kantor kapanewon atau balai kalurahan. Tempat ini sangat bergantung dengan ketersediaan lahan sehingga di setiap wilayah tidak sama tempatnya.
“Tempat latihan dibuat sama persis dengan lokasi ujian di satpas. Jadi, bisa dimanfaatkan untuk berlatih,” katanya.
Selain itu, pelatihan juga bisa dilaksankaan di Satpas Polres Gunungkidul atau layanan SIM Masuk Desa (Simade). Untuk layanan di kalurahan dilaksanakan di Balai Kalurahan Siraman setiap Kamis dan Balai Kalurahan Wiladeg setiap Sabtu.
“Untuk waktunya setiap pukul 09.00-11.00 WIB. Kalau di lokasi Simade maka ada petugas yang mengarahkan,” katanya.
Salah seorang warga di Kalurahan Candirejo, Semin, Ariyanto mengatakan, sudah mendapatkan informasi terbaru berkaitan dengan persyaratan membuat SIM melalui media sosial. Ia berharap ada sosialisasi menyeluruh sehingga warga bisa mengetahui pasti aturan baru tersebut.
“SIM saya kebetulan akan habis. Jadi, kalau sudah berlaku [peraturan baru] harap disosialisasi sehingga tidak bolak balik pada saat mengurusnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Enam Jembatan Garuda telah selesai dibangun di Gunungkidul. Infrastruktur ini disiapkan untuk memperkuat akses warga, terutama saat musim hujan.
KemenHAM meminta penembakan tiga ASN Dinas Pertanian Jayawijaya diusut tuntas dan pelakunya dihukum sesuai hukum yang berlaku.
Pertamina menyiapkan investasi Rp19,8 triliun untuk Green Bio-Refinery Cilacap yang ditargetkan masuk EPC 2027 dan beroperasi 2029.
BGN mengeluarkan 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima MBG dalam pemutakhiran data. Mayoritas merupakan sekolah swasta dan mandiri.
Royal Ambarrukmo Yogyakarta kembali menghadirkan Ambarrukmo Atisomya – Patehan, The Royal High Tea Ceremony, dalam rangkaian acara menuju ulang tahunnya ke-15
BMKG mengingatkan potensi hujan petir di Padang dan hujan di sejumlah wilayah barat Indonesia pada Jumat, termasuk prakiraan cuaca DIY.